free stats
banner 728x250
Berita  

Awal Tahun 2022, Telkom Bukukan Pendapatan Konsolidasi Rp35,2 Triliun

banner 120x600
banner 468x60

Jakarta – Mulai tiga bulan pertama tahun 2022, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) mencatatkan kinerja yang terus tumbuh. Perusahaan melaporkan pendapatan sebesar 35,2 triliun rupee atau tumbuh 3,7% year-on-year dengan EBITDA (tanah sebelum bunga, pajak, depresiasi dan amortisasi) sebesar 19,4 triliun rupee dan laba bersih sebesar 6,1 triliun rupee.

EBITDA dan laba bersih meningkat 3,1% dan 1,7% dari periode yang sama tahun lalu. Kinerja bisnis digital IndiHome dan Telkomsel yang lebih kuat terus menjadi pendorong pertumbuhan pendapatan perusahaan.

banner 325x300

Direktur Telkom Ryric Adriansyah mengatakan, “Pada 2022, Telkom akan fokus pada percepatan transformasi perusahaan menjadi perusahaan komunikasi digital. Ada lima strategi utama yang harus dicapai untuk meningkatkan keunggulan kompetitif perusahaan, meningkatkan penciptaan nilai bagi pemangku kepentingan dan mendukung pencapaian pertumbuhan kompetitif yang berkelanjutan. Langkah ini dimulai. Ini menunjukkan hasil yang baik dan kami yakin akan berdampak positif bagi perusahaan dalam 2-3 tahun ke depan.”

Di segmen fixed broadband, IndiHome mencatatkan pendapatan sebesar 6,9 triliun rupee atau tumbuh 7,9% year-on-year dengan kontribusi pendapatan perusahaan secara keseluruhan sebesar 19,5%. Sementara itu, jumlah pelanggan IndiHome hingga akhir Maret 2022 sebanyak 8,7 juta atau tumbuh 7,2% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Selain itu, ARPU IndiHome semakin stabil di kisaran Rs 270.000, didorong oleh pendapatan dari add-on yang tumbuh 15,6% YoY dan berkontribusi 15,9% dari total pendapatan IndiHome. Untuk meningkatkan pengalaman digital pelanggan, IndiHome terus berkolaborasi dengan penyedia konten (Disney + Hotstar dan lainnya) yang menawarkan penawaran terbaik dan berkualitas tinggi.

Bulan lalu, IndiHome dan Telkomsel sepakat bekerja sama dengan Netflix dalam upaya menghadirkan konten mutakhir kepada pelanggan TelkomGroup. Dengan layanan sebesar 498 dari total 514 IKK di Indonesia, IndiHome berperan penting dalam mendorong berkembangnya masyarakat digital.

Di segmen mobile, Telkomsel berhasil mencatatkan pendapatan sebesar Rp 21,3 triliun. Pelanggan Telkomsel pada akhir Maret 2022 mencapai 175,0 juta pelanggan dengan 119,8 juta pengguna mobile data (naik 4,3% YoY). Trafik data juga tumbuh sebesar 19,2% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

BTS milik Telkomsel hingga akhir kuartal I 2022 berjumlah 247.930 unit atau tumbuh 5,9% year-over-year, dimana 197.721 merupakan BTS 3G/4G/5G. Segmen bisnis digital merupakan mesin pertumbuhan baru bagi Telkomsel yang didorong oleh pertumbuhan sehat layanan data dan digital yang berpotensi untuk terus tumbuh di masa mendatang.

Telkomsel memperkenalkan PT Telkomsel Ekosistem Digital (dengan identitas merek perusahaan: INDICO), kekuatan digital yang terutama berfokus pada peningkatan inovasi digital yang berfokus pada pelanggan dengan menghadirkan produk dan layanan di sektor bisnis digital, melengkapi kemampuan Telkomsel di bisnis seluler.

INDICO diposisikan sebagai holding company yang berdiri sebagai enabler dan koordinator inisiatif digital perusahaan yang pada tahap awal pengembangan akan membawahi tiga anak perusahaan portofolio bisnis vertikal Telkomsel yang berkembang di sektor digital, kesehatan (health-tech) melalui layanan Aplikasi Fita. , pendidikan (edu-tech) melalui layanan aplikasi Kuncie, dan sektor mobile gaming melalui anak perusahaan Majamojo, yang akan memiliki potensi besar dalam menggerakkan ekonomi digital nasional.

Per Maret 2022, segmen enterprise mencatat pendapatan sebesar Rp 4,2 triliun atau tumbuh 1,9% year-on-year, dengan B2B IT dan layanan digital korporat menjadi kontributor terbesar. Sejalan dengan strategi utama pada tahun 2022, pada April 2022 Telkom mengakuisisi Telkomsigma sebagai anak perusahaan langsung.

Langkah tersebut merupakan bagian dari transformasi TelkomGroup dalam penataan portofolio bisnisnya yang bertujuan untuk memperkuat dan mengakselerasi Telkomsigma menjadi perusahaan jasa IT B2B terkemuka.

Sementara itu, segmen wholesale dan internasional melaporkan pendapatan sebesar Rs.9,3 triliun atau tumbuh 16,0% year-on-year, yang terutama berasal dari pertumbuhan bisnis wholesale voice dan menara telekomunikasi internasional. Di bisnis menara telekomunikasi, Mitratel melaporkan pendapatan sebesar 1,87 triliun rupee atau tumbuh 21,5% year-on-year dengan pertumbuhan EBITDA masing-masing 28,8% dan 33,9%.

Margin EBITDA dan laba bersih Mitratel juga meningkat menjadi 77,1% dan 24,6%, sejalan dengan komitmen perusahaan untuk meningkatkan nilai pemegang saham, seiring Mitratel terus mengembangkan portofolio bisnis serat optik untuk meningkatkan bisnis menara yang dikelolanya.

Apalagi, data center dan cloud tetap menjadi fokus bisnis yang dikembangkan Telkom seiring dengan peningkatan permintaan yang sangat besar dari aktivitas bisnis digital perusahaan.

Saat ini, TelkomGroup sedang melakukan konsolidasi bisnis data center. Data center Hyperscale diharapkan dapat beroperasi mulai kuartal kedua tahun 2022, seiring dengan potensi pertumbuhan bisnis data center.

Untuk memperkuat portofolio perusahaan, mempercepat proses transformasi, dan meningkatkan kapabilitas digital, Telkom belum lama ini menjalin kemitraan strategis, salah satunya dengan Microsoft.

Inisiatif ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan bisnis Telkom, khususnya di bidang platform digital dan layanan digital. Kolaborasi ini mencakup penggunaan aset infrastruktur data center Hyperscale Telkom untuk mendukung perjalanan transformasi digital Indonesia.

Dalam tiga bulan pertama tahun ini, perseroan menggunakan belanja modal sebesar Rp 5,7 triliun atau 16,3% dari total pendapatan. Belanja modal tersebut terutama digunakan untuk memperkuat infrastruktur jaringan dan mendukung perluasan kapasitas, baik di bisnis tetap maupun seluler untuk pengalaman pelanggan digital terbaik.

#DigitalBisa

#Untuk Indonesia lebih baik

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published.