free stats
banner 728x250
Berita  

Berpotensi Gagal Bayar Utang, Global S&P Dan Fitch Pangkas Peringkat Valas Ukraina

banner 120x600
banner 468x60

Report by journalist Namira Yunia Lestanti

kyiv – Lembaga pemeringkat mulai dari Global S&P Ratings hingga Fitch menurunkan peringkat valuta asing (valas) atau mata uang Ukraina menjadi Selective Default dan Limited Default pada Jumat (12/8/2022).

banner 325x300

Peringkat tersebut diberikan oleh S&P Ratings dan Fitch setelah bank sentral Ukraina mengalami kelebihan pengeluaran yang mengancam gagal bayar utangnya kepada kreditur asing, bahkan memaksa pemerintah untuk mencari restrukturisasi utang.

Ini adalah alasan mengapa lembaga pemeringkat menurunkan standar peringkat mata uang Ukraina.

Sebelum mengalami wanprestasi atau wanprestasi, bank sentral Ukraina pekan lalu meminta krediturnya untuk mendukung permintaan negara tersebut untuk menyetujui proposal Kyiv yang berisi permintaan untuk menunda pembayaran obligasi internasional senilai 20 miliar dolar AS. selama 24 bulan ke depan.

Tonggak sejarah ini diambil oleh Kyiv setelah ekonomi Ukraina terus merosot akibat invasi Rusia sejak Februari lalu.

Faktanya, selama beberapa bulan terakhir, ekonomi Ukraina terus berkontraksi sebesar 45%, mengurangi pendapatan pajak Ukraina sebesar US$5 miliar per bulan.

Berkat restrukturisasi utang ini, Perdana Menteri Ukraina, Denys Shmyhal, menyatakan bahwa negaranya dapat menghemat pengeluaran hingga 6 miliar dolar. Dengan jumlah tersebut, Shmyhal menilai Ukraina bisa keluar dari zona default ancaman.

Meskipun kesepakatan itu disetujui oleh kreditur asing. Namun sayangnya, Asosiasi Swap dan Derivatif Internasional (ISDA) menganggap bahwa proposal untuk menunda pembayaran hanya akan semakin menggelembungkan kredit Ukraina.

Tekanan ini memaksa lembaga pemeringkat global yang berbasis di New York, S&P Ratings, untuk menurunkan peringkat mata uang Ukraina dari CC atau C menjadi SD.

“Mengingat syarat dan ketentuan restrukturisasi yang diumumkan, dan konsisten dengan kriteria kami, kami memandang transaksi tersebut sebagai hal yang menyedihkan dan sama saja dengan default,” kata S&P.

Keputusan serupa diikuti oleh Fitch, di mana nilai tukar menurunkan nilai tukar Ukraina dari C menjadi RD, mengingat penangguhan pembayaran utang sebagai penyelesaian pertukaran mata uang yang bermasalah.

Sejumlah Negara Berpotensi Gagal Bayar Utang Susul Rusia Sri
Dampak perang rusia ukraina pada pasar global dan pandemi yang masih merajalela menjadi pemicunya one sebuah organisasi yang peduli dengan

Sri Mulyani Waswas As Berpotensi Gagal Bayar Utang Detikfinance
Jadi sambil kita melihat dan menjaga pemulihan ekonomi domestik kita kita tidak lengah terhadap perubahan global yang begitu sangat dinamis

Dinyatakan Gagal Bayar Utang Rusia Tempuh Jalur Hukum
New york lembaga pemeringkat global s p ratings global menyatakan rusia telah gagal membayar utang default

Sri Mulyani Ingatkan Ancaman Lonjakan Utang Negara Miskin
Sri mulyani juga mengatakan bahwa nantinya negara berkembang berpotensi gagal bayar utang di masa depan menurutnya lonjakan utang tersebut

Terancam Default Rusia Gercep Bayar Utang Lebih Awal Rp1 44
Sejumlah pihak memproyeksikan rusia berpotensi mengalami gagal bayar sejak as dan eropa memberikan sanksi ekonomi imbas penyerangan ke

S P Sebut Rusia Gagal Bayar Utang Luar Negeri Gara Gara Pakai
Lembaga pemeringkat global standard and poor 39 s s p menyebut rusia gagal membayar utang luar negerinya

Rusia Gagal Bayar Utang Dua Pakar Jelaskan Dampaknya Bagi
Para ahli membahas implikasi dari default utang rusia terhadap pasar keuangan global dan reputasi rusia

Jika As Gagal Bayar Utang Ini 5 Dampak Ke Ekonomi Global
Berikut adalah efek pada ekonomi global yang mungkin terjadi jika as mengalami kegagalan membayar utang default

Alert Sederet Negara Ini Terancam Gagal Bayar Utang Seperti Sri
Namun hutang argentina berpotensi meningkat jika gagal membayar dana moneter internasional imf 2 ukraina akibat invasi rusia ukraina

Ri Waspadai Imbas Kasus Evergrande Dan Gagal Bayar Utang
Jakarta pemerintah indonesia kini mewaspadai berbagai dinamika perekonomian global yang berpotensi negatif pada

Krisis Utang Meluas Sri Mulyani 12 Negara Berkembang
Krisis utang meluas sri mulyani 12 negara berkembang berpotensi gagal bayar economics taufan sukma idx channel jum 39 at 15 juli 2022 11 29 wib

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published.