free stats
banner 728x250
Berita  

Besok Diperiksa Bareskrim, DJ Una Akan Bawa Bukti Setoran Dana Ke DNA Pro

banner 120x600
banner 468x60

Informe del reportero, Rizki Sandi Saputra

JAKARTA – Kuasa hukum Putri Una Thamrin atau yang akrab disapa DJ Una, Yafet Rissy, menyatakan kliennya akan menghadirkan serangkaian tes dalam ujian, Senin (25/4/2022) besok.

banner 325x300

DJ Una akan diperiksa oleh Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipedeksus) Bareskrim Polri terkait kasus dugaan penipuan perdagangan robot ilegal DNA Pro.

Yafet mengatakan, barang bukti yang akan dibawa kliennya itu terkait dengan setoran dana yang dilakukan DJ Una ke DNA Pro.

“Bukti terkait penyetoran dana itu untuk DNA Pro dan skema DNA ponzi” kata Yafet saat dikonfirmasi, Minggu (24/4/2022).

Meski begitu, Yafet masih enggan membeberkan secara mendetail soal bukti lain yang akan dihadirkan kliennya saat diinterogasi.

Dia menyatakan akan memberikan informasi tentang hal itu pada hari berikutnya ketika dia mengunjungi gedung Bareskrim Polri.

“Detailnya besok”, kata Yafet.

Sebelumnya Disk Jockey Putri Una Thamrin atau yang akrab disapa DJ Una berencana memenuhi panggilan Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Ditipideksus) Bareskrim Polri pada Senin (25/4). 2022).

Kuasa hukum DJ Una, Yafet Rissy, pemanggilan kepada kliennya terkait kasus dugaan penipuan robot trading DNA Pro, DJ Una akan diperiksa sebagai saksi.

“Ya (terkait kasus DNA Pro), ya sebagai saksi”, kata Yafet saat dikonfirmasi, Minggu (24/4/2022).

Selain itu, Yafet meyakinkan kliennya akan mendatangi Bareskrim Polri untuk menjalani pemeriksaan sekitar pukul 13.00 WIB.

Tak hanya itu, Yafet dalam hal ini tim pengacara juga akan mendampingi DJ Una dalam proses penyidikan.

“Besok, Senin, pukul 13.00 WIB, tim kuasa hukum dan DJ Una akan memenuhi panggilan penyidik ​​dari Mabes Polri Ditipideksus”, jelas Yafet.

Namun, tidak banyak yang bisa Yafet sampaikan, karena pihaknya masih akan melihat hasil tes besok.

Putri Una Astari Thamrin alias DJ Una diketahui telah melaporkan kasus perdagangan ilegal robot DNA Pro ke Bareskrim Polri. Ia mengaku menjadi korban DNA Pro.

Kuasa hukum DJ Una, Yafet Rissy, mengatakan pihaknya juga melaporkan salah satu petinggi DNA Pro bernama Hoky Irjana. Ia diduga terlibat dalam mengajak kliennya bergabung menjadi anggota DNA Pro.

“Kami ke Mabes Polri mengatasnamakan DJ Una untuk mengadukan PT DNA Pro Academy dan saudara laki-laki Hoky Irjana yang diduga melakukan aksi jual beli robot ilegal dan membujuk keluarga korban dan teman DJ Una” kata Yafet di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (13/4/2022).

Yafet mengatakan DJ Una adalah anggota DNA Pro. DJ Una bersama keluarga dan teman-temannya telah menginvestasikan Rp 1,3 miliar dari Juli hingga Desember 2021.

“Namun berhasil ditarik sebesar Rs 623 crore, tetapi kemudian pada Januari 2021 sisa dana sekitar Rs 700 crore hilang. Tidak bisa ditarik lagi. Itu masalahnya ” jelas Yafet.

Yafet mengatakan, pihaknya juga menyertakan barang bukti dalam laporan ini. Diantaranya adalah beberapa bukti transaksi yang disetorkan DJ Una dengan DNA Pro.

“Kami sudah siapkan sederet bukti dana yang disetorkan di DNA Pro yang rekeningnya atas nama DJ Una. Jadi DJ Una beserta keluarga dan teman-temannya menyetorkan dana ke rekening tersebut”, pungkasnya. .

Laporan polisi DJ Una ini dipadukan dengan laporan polisi korban DNA Pro lainnya, DJ Una meyakini penyidik ​​Bareskrim Polri bisa bekerja secara profesional.

Sebagai informasi, dalam kasus ini juga diseret nama-nama tokoh masyarakat lainnya, bahkan ada yang memenuhi panggilan tim penyidik ​​Bareskrim Polri. Seperti Ivan Gunawan dan pasangan Rizky Billar dan Lesti Kejora.

Ivan Gunawa dan Rizky Billar dan Lesti Kejora telah mengembalikan semua uang yang mereka terima dari DNA Pro.

Sebelumnya, Direktorat Reserse Kriminal Bareskrim Polri menangkap 7 tersangka kasus robot perdagangan DNA Pro, namun pihaknya masih memburu 5 tersangka lainnya yang masih buron.

Keenam tersangka yang ditangkap adalah JG, FR, RK, SR, AS, RU dan YS. Sedangkan tujuh tersangka yang masih buron yakni AB, ZII, FE, ST dan DV.

Sejauh ini, Bareskrim Polri telah mengamankan dana anggota, memblokir 27 rekening yang digunakan sebagai sarana penerimaan transfer dana anggota, dan mentransfer pendapatan, bonus, dan komisi kepada anggota.

Karena perbuatannya, pasal yang dibebankan kepada terdakwa pasal 106 Jo. Pasal 24 dan/atau Pasal 105 Jo. Pasal 9 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan.

Selain itu, pasal 3 pasal 5 jo pasal 10 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 terkait pemberantasan dan pencegahan tindak pidana pencucian uang.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published.