free stats
banner 728x250
Berita  

BPH Migas Ungkap Potensi Kelangkaan Pertalite Dan Solar Pada Oktober-November, Ini Penyebabnya

banner 120x600
banner 468x60

Laporan Reporter, Naufal Lanten

JAKARTA – Badan Pengatur Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mengungkapkan potensi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) Pertalite bersubsidi menjelang akhir tahun 2022.

banner 325x300

Pasalnya, konsumsi kuota subsidi Pertalite sudah menyentuh 69 persen dari total kuota yang disepakati pada Semester I 2022. Selain itu, kuota solar bersubsidi juga sudah menggunakan 8,3 juta kiloliter dari total 14,91 juta kiloliter. kiloliter.

Anggota Komite BPH Migas Saleh Abdurrahman menyoroti fenomena ini. Ia bahkan mengungkapkan potensi kuota BBM bersubsidi bisa habis pada Oktober atau November, yang akhirnya berujung pada kelangkaan.

“Kalau tren ini kita biarkan, seperti yang sudah kami sampaikan di berbagai tempat, Oktober-November nanti Pertalite sudah tidak ada lagi,” kata Saleh Abdurrahman dalam diskusi MNC Trijaya bertajuk Untung Rugi BBM Bersubsidi secara virtual Sabtu (6/8). /2022).

“Artinya semakin kita tunda pengetatan Pertalite, semakin besar kemungkinan akan terjadi kelangkaan,” imbuhnya.

Ia menambahkan, saat ini masyarakat secara keseluruhan masih bebas menggunakan Pertalite.

Bahkan konsumsi Pertalite, kata dia, sudah di atas 20 persen. Angka itu jika dihitung konsumsi BBM jenis Ron 90 per hari mencapai 63,1 ribu kiloliter per hari.

Berkaitan dengan itu, ia juga berharap pemerintah segera menerbitkan regulasi tentang penggunaan BBM bersubsidi jenis Pertalite, sehingga BPH migas bisa mengatur konsumsi BBM.

Selain itu, Saleh mengatakan pemerintah juga perlu mengatur volume BBM bersubsidi agar penggunaannya bisa sesuai dengan target hingga Desember 2022.

BPH Migas, kata dia, juga berharap kuota subsidi BBM bisa ditingkatkan, meski pemerintah akan menanggung konsekuensi dari anggaran subsidi yang membesar.

“Dari BPH Migas, kami berharap posisi kami meningkat. Tapi kami tidak dalam posisi untuk mengetahui apakah itu benar atau tidak. Jadi kami menunggu. Kalau dikasih wah jadi luar biasa,” kata Saleh.

Sebelumnya, Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Gerindra, Andre Rosiade, mengatakan dampak penipisan kuota BBM Pertalite sudah mulai terasa.

Masyarakat di berbagai daerah mengeluhkan sulitnya mendapatkan bahan bakar Pertalite di SPBU. Kondisi tersebut terpantau di Sumatera Barat, Kota Parepare, Sulawesi Selatan, Kota Banda Aceh, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, hingga Cianjur, Jawa Barat.

“Kalau kuota tahun ini tidak ditambah, kuota Pertalite hanya cukup sampai September mendatang. Pemerintah harus bergerak cepat. Semua pihak terkait harus duduk bersama mencari solusi masalah ini. Jangan sampai masyarakat kesulitan mendapatkan BBM bersubsidi,” kata Andre.

Sementara itu, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Irto Ginting mengatakan realisasi konsumsi Pertalite hingga Juni 2022 mencapai 14,2 juta KL. Kuota BBM dengan nilai oktan 90 adalah 23 juta KL.

“Hingga Juni 2022 sudah tersalurkan solar bersubsidi sebanyak 8,3 juta kilo liter (KL), sedangkan kuota 14,9 juta KL,” kata Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting seperti dilansir Kontan.co.id, Minggu (31/31/2020). 7/2022).

Irto menuturkan, jika dibandingkan dengan realisasi konsumsi BBM bersubsidi pada Januari-Mei 2022, terjadi peningkatan konsumsi Solar bersubsidi sebesar 22,7 persen dan Pertalite meningkat sekitar 21,16 persen.

Akhir Juni lalu, Irto melihat dari tren konsumsi BBM bersubsidi jika tidak dibuat regulasi, berpotensi terjadi over kuota. Diproyeksikan realisasi Pertalite pada 2022 mencapai 28 juta KL, padahal kuota Pertalite tahun ini 23,05 juta KL.

Hal yang sama juga terjadi pada Surya. Jika tidak ada pembatasan maka akan terjadi kelebihan konsumsi sebesar 17,3 juta KL. Sedangkan kuota solar tahun ini 14,91 juta KL.

Kuota Bbm Subsidi Menipis Bisa Terjadi Kelangkaan Solar Dan
4 hari yang lalu pada akhir juni yang lalu irto melihat dari tren konsumsi bbm subsidi jika tidak dilakukan pengaturan akan ada potensi over kuota

Solar Langka Pemprov Sulsel Desak Pertamina Lapor Bph Migas
Mendesak pertamina agar melaporkan kondisi kelangkaan solar ke bph migas sementara kuota tahunan terbatas ungkap kepala bidang

Bukan Kelangkaan Bph Migas Nilai Hal Ini Yang Jadi Penyebab
Selain itu adanya potensi penyalahgunaan jbt jadi di beberapa tempat memang kami menemukan adanya penimbunan dan pengoplosan atas jbt solar

Akan Ada Pembatasan Pembelian Pertalite Bph Migas Ungkap
Jadi agar tidak ada kelangkaan ya caranya diatur konsumennya yang boleh mengkonsumsi pertalite itu siapa saja itu yang kita atur ucapnya

Bph Migas Jamin Jatah Bbm Bersubsidi Tidak Jebol
Belum tentu jebol karena ada kenaikan harga kata kepala bph migas andy noorsaman sommeng di gedung kementerian energi dan sumber daya mineral

Berita Bph Migas Hari Ini Kabar Terbaru Terkini Liputan6 Com
Salah satu ide yang tengah digodok untuk mencegah kebocoran subsidi bbm adalah pembelian solar dan pertalite dengan menggunakan aplikasi mypertamina pertemuan

Bph Migas Beberkan Ragam Praktik Kecurangan Penyebab Solar
Badan pengatur hilir minyak dan gas bumi bph migas mengungkap sejumlah praktik kecurangan penyebab kelangkaan solar bersubsidi di sejumlah

Kuota Mau Habis Pembatasan Bbm Subsidi Mendesak Dilakukan
4 hari yang lalu kuota bbm pertalite sampai pada juli 2022 tersisa 7 1 juta kl mengakibatkan kelangkaan diberbagai tempat dan potensi kebocoran besar

Cegah Kelangkaan Bbm Subsidi Begini Langkah Bph Migas
Bisnis com jakarta untuk mencegah terjadinya kelangkaan bahan bakar minyak bbm bersubsidi badan pengatur hilir minyak dan gas bumi

Gubernur Minta Bph Migas Menambah Kuota Bbm Di Babel Dan
Jakarta kelangkaan bahan bakar minyak bbm terutama jenis pertalite pertalite untuk pulau belitung ungkapnya di gedung bph migas

Kelangkaan Solar Terjadi Komisi Vii Sentil Pertamina Hingga Bph
Jpnn com jakarta wakil ketua komisi vii dpr ri eddy soeparno meminta pertamina dirjen migas bph migas dan aparat penegak hukum

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published.