free stats
banner 728x250
Berita  

Dampak Perkembangan Digitalisasi, Jumlah Tenaga Kerja Perbankan Semakin Menyusut Setiap Tahun

banner 120x600
banner 468x60

Jakarta – Perkembangan digitalisasi berdampak langsung pada jumlah pegawai bank.

Jumlah pegawai bank semakin menyusut dari tahun ke tahun seiring dengan perkembangan digitalisasi.

banner 325x300

Berdasarkan laporan keuangan kuartal I tahun 2022, jumlah pegawai di sejumlah bank besar mengalami penurunan yang cukup besar dalam satu tahun terakhir.

Meskipun penurunan volume pekerjaan di bank-bank, itu sebenarnya meningkat. Kinerja perbankan membaik pada kuartal I akibat dampak pandemi Covid-19.

Perguruan Tinggi Senior Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) Trioksa Siahaan menilai penurunan jumlah pegawai bank tersebut merupakan efek dari digitalisasi sehingga terjadi pergeseran pekerjaan manusia ke arah digitalisasi.

Ia menjelaskan kepada KONTAN, Minggu (22/5/2022): ”Ini juga berimbas pada penutupan kantor cabang bank. Ini karena operasional bisnis menjadi lebih efisien karena digitalisasi.”

Ia memperkirakan perbankan akan lebih selektif dalam merekrut pegawai dan akan lebih fokus pada sumber daya manusia digital.

Menurut dia, pengurangan jumlah pegawai seperti itu juga pernah terjadi sebelumnya di bank-bank di Eropa dan negara maju lainnya.

Ke depan, Trioksa melihat jumlah pegawai bank akan terus berpotensi menyusut lagi meskipun digitalisasi juga meningkatkan kebutuhan sumber daya manusia yang terampil khusus untuk mendukung bisnis bank.

Jumlah pegawai PT Bank Mandiri Tbk per Maret 2022 adalah 37.750 orang. Jumlah ini berkurang 265 orang dalam satu tahun karena pada Maret 2021 masih ada 38.015 orang.

Namun, tingkat kesejahteraan sumber daya manusia bank milik negara itu justru meningkat. Hal ini tercermin dari peningkatan tenaga kerja perusahaan secara konsolidasi sebesar 5,5% YoY (YoY) menjadi Rs 5,81 triliun. Beban bank hanya naik 1% dari Rp 3,85 triliun menjadi Rp 3,89 triliun.

Sementara itu, PT Bank Central Asia Tbk (BCA) memiliki tenaga kerja sebanyak 50.376 orang per Maret 2022. Jumlah tersebut terdiri dari 25.006 karyawan BCA dan 25.370 SDM afiliasi.

Jumlah ini turun 1.504 dari Maret tahun lalu yang tercatat 51.880. Sementara itu, beban karyawan BCA secara konsolidasi pada kuartal I mencapai Rp 3,9 triliun, naik 4,8% year-on-year.

Jumlah karyawan PT Bank CIMB Niaga Tbk mengalami penurunan sebanyak 814 orang di tahun ini hingga Maret 2022 menjadi 11.841 orang. Namun, belanja pegawai bank sebenarnya naik 3,8% YoY menjadi Rs.1,11 triliun pada kuartal pertama tahun ini.

Jumlah pegawai PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) turun 72 orang dari akhir tahun lalu menjadi 27.105 orang pada Maret 2022.

Namun, dibandingkan periode yang sama tahun lalu, terjadi peningkatan sebanyak 111 orang. Tenaga kerja BNI secara konsolidasi pada kuartal I 2022 mencapai Rp 2,93 triliun, naik 7,8% year-on-year.

SDM BNI perlahan menurun dari tahun ke tahun. Jika tahun 2018 sebanyak 27.803 orang, tahun 2019 turun menjadi 27.211 orang, dan tahun 2020 menjadi 27.202 orang.

Manajemen BNI mengatakan, alokasi kepegawaian diprioritaskan berdasarkan bisnis dan perangkat digital. Perusahaan juga menawarkan program penghargaan yang berorientasi pada hasil untuk mempertahankan dan menarik talenta terbaik.

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) memiliki 79.115 tenaga kerja konsolidasi per Maret 2022, di mana 60.704 adalah karyawan Bank BRI dan 18.411 talenta berada di anak perusahaan. Jumlah ini turun 270 orang dari akhir tahun 2021 yang tercatat sebanyak 79.398 orang.

Namun, jumlah ini naik 14.160 dari periode Maret 2021 yang tercatat 64.955. Terbentuknya super micro-holding company pada September 2021 yang menggabungkan PNM dan Pegadaian menjadi BRI menjadi pendorong peningkatan tersebut.

Sementara tenaga kerja BRI pada triwulan I 2022 meningkat menjadi Rp 9,57 triliun dari Rp 9,4 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Hanya belanja perbankan yang turun dari Rp 7,4 triliun menjadi Rp 7,17 triliun.

Jumlah pegawai PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) pada tahun lalu hingga Maret 2022 bertambah 248 orang menjadi 11.381 orang.
Namun, jumlah ini perlahan menurun dari tahun-tahun sebelumnya. Pada tahun 2018, tenaga kerja BTN telah mencapai 11.810 orang. Kemudian tahun berikutnya turun menjadi 11.647 dan tahun 2020 menjadi 11.224.

Meski jumlah jaringan kantor bank ini mengalami penurunan menjadi 727 pada Maret 2022 dari 737 pada Maret 2021. Beban pegawai BTN meningkat pada triwulan I 2022 seiring dengan pertumbuhan jumlah pegawai, yakni 8,2% YoY menjadi Rs 827,1 miliar.

Sumber: Happy

Perkembangan Ekonomi Digital Di Indonesia
Ekonomi digital di indonesia memang dapat membawa banyak dampak positif konsekuensinya pengurangan tenaga kerja manusia tidak terelakkan

Tantangan Tenaga Kerja Indonesia Di Era Industri 4 0 Kemenko Pmk
Nov 7 2021 dampak krisis yang dialami sektor ketenagakerjaan dapat terlihat jelas dari penurunan rasio penduduk bekerja terhadap jumlah penduduk usia

Digitalisasi Industri Dan Pengaruhnya Terhadap Jurnal Kompilasi
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin pesat pada awal abad bagi tenaga kerja keadaan industri 4 0 memberikan dampak yang signifikan

Nasib Buruh Di Era Digital Dailysocial
May 2 2019 melihat dampak revolusi industri 4 0 dari berbagai sudut pandang tanpa peningkatan skill mustahil buruh bisa bertahan mengerjakan

Begini Dampak Ekonomi Digital Terhadap Hubungan Industrial
Feb 2 2018 ini akan mengubah karakter pekerjaan di masa depan perkembangan teknologi informasi akan membunuh pekerjaan yang ada sekarang tapi menciptakan

How Digitalization Is Changing Enterprises And Jobs Ilo
Khususnya hubungan kerja akan lebih fleksibel baik terhadap status pekerja merubah jumlah kasus jaminan dampak digitalisasi pada pasar tenaga kerja

Identifikasi Dampak Perkembangan Teknologi Terhadap Jurnal
Dampak perkembangan teknologi terhadap tenaga kerja toko ritel indonesia studi kasus toko x 88 juta orang dan pada 2022 diperkirakan jumlah ini

Kompleksitas Persaingan Kerja Dan Otomatisasi Mesin Di Era
Dampak yang paling terasa ialah pengurangan tenaga kerja manusia pekerja yang kurang terampil mudah tereliminasi digantikan dengan tenaga profesional jumlah

Waspada 375 Juta Tenaga Kerja Tergusur Karena Teknologi
Nov 19 2018 jakarta cnbc indonesia era disrupsi melanda seluruh aspek ekonomi tak terkecuali sektor ketenagakerjaan automasi dan digitalisasi

Tingkat Serapan Tenaga Kerja Sektor Umkm Di Era
Kata kunci digitalisasi ekonomi pandemi covid 19 tenaga kerja umkm yang jumlahnya banyak dapat berdampak positif pada peningkatan jumlah tenaga kerja

Digitalisasi Disebut Bikin 56 Persen Orang Hilang Pekerjaan
Nov 19 2018 jakarta cnn indonesia menteri ketenagakerjaan hanif dhakiri mengatakan perkembangan teknologi dan digitalisasi akan membuat sekitar 56

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published.