free stats
banner 728x250
Berita  

IKAPPI: Harga Pangan Belum Normal Sepekan Setelah Lebaran

banner 120x600
banner 468x60

Pelaporan oleh jurnalis Cino Tre Sollistino

Jakarta – Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) melaporkan sejumlah harga pangan atau komoditas sepekan setelah Idul Fitri 2022 masih belum dalam kategori normal.

banner 325x300

Sekretaris Jenderal DPP IKAPPI Reynaldi Sarijowan mengatakan, saat ini fase ketiga atau H+7 Lebaran, karena fase ini tergolong fase permintaan tinggi karena masyarakat sudah kembali beraktivitas seperti biasa untuk bekerja dan berbisnis.

Saat dihubungi, Rinaldi mengatakan, Selasa (10/5/2022), ”Tentunya masyarakat akan mencukupi kebutuhan keluarga, artinya akan ada peningkatan, tetapi tidak sepenting Idul Fitri. .”

Rinaldi mengatakan, beberapa harga pangan yang hingga saat ini tidak normal, cabai, masih di kisaran Rp40.000 hingga Rp45.000 per kilogram, padahal biasanya antara Rp30.000 hingga Rp35.000 per kilogram.

Kemudian harga minyak goreng curah masih tetap dari Rp 19 ribu hingga Rp 20 ribu per liter, tidak seperti yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp 14 ribu per liter.

“Ini masalah lama, dan harus segera diselesaikan, karena dampaknya sangat besar. Tidak hanya di penjual sembako, tentunya ada pihak ketiga seperti penjual gorengan, dan inhouse kios, dan ini berimbas jika disparitas harga tetap jauh dari kemasan ”, terangnya.

Selain itu, Rinaldi mengatakan harga ayam pedaging asli belum turun ke level Rs 40.000 dan konsumsi gula masih tinggi di Rs 14.500.

“Harapannya, ketersediaan pangan dan tata niaga pangan ditingkatkan oleh pemerintah, tidak hanya tata niaga pangan minyak goreng, tetapi semua komoditas, termasuk sembilan bahan inti kita, dari hulu hingga hilir melalui koordinasi seluruh pemangku kepentingan. Tidak hanya hulu atau industri, tetapi juga pedagang yang terlibat.”

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published.