free stats
banner 728x250
Berita  

Kasus Ekspor Minyak Goreng Terbongkar, Pengamat: Tak Ada Efek Ke Harga Migor

banner 120x600
banner 468x60

JAKARTA – Pemerintah memutuskan melarang ekspor bahan baku minyak goreng dan minyak goreng mulai 28 April 2022.

Melalui kebijakan pemerintah ini, pengamat BUMN dan Komoditi Pangan Ahmad Hafiz berharap masyarakat bisa mengejar ketertinggalan harga minyak goreng.

banner 325x300

“Jangan sampai mendekati Lebaran, harga sembako justru naik, bukan turun”, ujarnya, dalam keterangannya, Minggu (24/4/2022).

Dia melihat sejauh ini belum ada penurunan harga minyak goreng.

Berikut proses hukum keempat tersangka kasus ekspor minyak goreng.

“Setelah kasus mafia minyak goreng yang melibatkan Dirjen Kemendag, ternyata harga di lapangan tidak berubah, tidak ada pengaruhnya terhadap harga minyak goreng”, kata.

Dia menilai jika harga minyak goreng cenderung naik sehingga harga kebutuhan pokok mengikuti, dikhawatirkan akan terjadi keresahan di masyarakat.

Karena itu, dia meminta agar situasi yang membuat masyarakat turun ke jalan seperti tahun 1998 ini tidak boleh lewat.

“Pemerintah Jokowi harus mengantisipasi, agar tidak ada rasa ketidakpercayaan dari masyarakat. Hingga akhirnya masyarakat kembali turun ke jalan seperti Reformasi 1998”, imbuhnya.

Sementara jelang Idul Fitri 1443 Hijriah awal Mei lalu, para pedagang minyak goreng dalam kemasan mengeluhkan stok yang masih melimpah.

Meski biasanya seminggu sebelum hari raya, stok mereka biasanya berkurang atau bahkan habis terjual.

Pasalnya, harga minyak goreng kemasan saat ini mencapai Rp 50.000-52.000 untuk wadah dua liter.

“Biasanya kalau harga normal (30-35 ribu,-red) dalam sehari saya bisa menjualnya, hingga puluhan dus oli botol. Namun karena kenaikannya mencapai Rp 50 ribu, hanya bisa jual 1 box, alhamdulillah,” kata Bu Uci, salah satu pedagang minyak goreng kemasan di Pasar Kalimalang, Cakung Barat, Jakarta Timur.

Ia mengatakan, saat ini masyarakat memilih mengganti penggunaan minyak kemasan dengan minyak curah yang relatif lebih murah.

Namun, dia juga mempertanyakan keberadaan atau stok minyak curah yang masih langka.

“Biasanya saya juga punya minyak curah, tapi stok di pialang besar juga kosong. Jadi saya tidak bisa menjual minyak curah,” katanya.

Ia juga berharap pemerintah bisa segera mengatasi mahalnya harga minyak goreng kemasan. Karena jika tidak, kemungkinan besar trader akan semakin terpuruk dan menderita kerugian.

“Kami berharap pemerintah bisa segera menurunkan harga minyak ke harga normal kembali, jika kondisinya seperti sekarang ini, minyak goreng sulit dijual, masyarakat kesulitan uang, sehingga daya beli masyarakat turun. berkurang drastis,” Dia menunggu.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published.