free stats
banner 728x250
Berita  

Kemenhub: Ganjil-Genap Dan One Way Akan Diberlakukan Bersamaan, Ini Titiknya

banner 120x600
banner 468x60

JAKARTA – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan memberlakukan aturan ganjil dan genap satu arah di titik-titik kemacetan di Tol Trans Jawa selama arus mudik.

Kementerian Perhubungan bersama polisi dan pengelola jalan tol telah mengidentifikasi titik-titik rawan kemacetan saat mudik Lebaran 2022.

banner 325x300

Dari hasil identifikasi, titik kemacetan kritis berkisar antara KM 49 hingga KM 400 di wilayah Semarang. Rekayasa lalu lintas akan dilakukan pada ruas tol ini.

“Rekayasa dalam moda ganjil genap dan satu arah (satu arah) akan dilakukan secara bersamaan dan selain aturan bahwa truk tiga gardan dilarang masuk melalui jalan tol ini”, kata juru bicara Kementerian Perhubungan. Adita Irawati dalam diskusi virtual, Jumat (22/4/2022).

Rekayasa lalu lintas genap ganjil dan searah ini merupakan hasil kajian Kementerian Perhubungan berdasarkan perhitungan hubungan antara volume kendaraan dengan kapasitas jalan tol.

Diterapkannya kedua rekayasa lalu lintas ini secara bersamaan karena identifikasi potensi ganjil genap belum cukup membantu kelancaran arus kendaraan di jalan tol.

Bahkan dikhawatirkan akan terus terjadi kemacetan sehingga beberapa ruas tidak bergerak.

“Bahkan kita harus menambahkan satu lagi rekayasa, searah dan ganjil, yang dilakukan secara bersamaan. Di sini sebenarnya potensi kemacetan yang tidak bisa bekerja bisa dihindari. Jadi ada kemacetan tapi masih bisa bekerja , ” jelasnya.

Rekayasa di ruas-ruas tersebut akan resmi dimulai pada 28-30 April 2022. Namun, Adita mengatakan ada kemungkinan rekayasa lalu lintas di ruas tol tersebut akan dimulai lebih awal, yakni pada 25 April 2022.

Selanjutnya, pihak Korlantas akan melakukan kegiatan sosialisasi kepada masyarakat jika rekayasa lalu lintas dilaksanakan terlebih dahulu.

Rekayasa di jalan tol yang sama juga akan dilakukan pada puncak arus balik tahun 2022 pada 8 dan 9 Mei 2022. Adita menjelaskan, rekayasa arus balik di jalan tol itu akan dilakukan di ruas yang sedikit berbeda.

Untuk itu, rekayasa lalu lintas pada jalan sirkulasi bebas, yakni jalan nasional, akan dilakukan oleh Polda dan bersifat situasional.

Adita menambahkan, pihaknya mendorong masyarakat untuk bisa mengkoordinir tanggal perjalanan mudik agar terhindar dari kemacetan lalu lintas kesana kemari.

“Tolong perbaiki karena kami sudah mengidentifikasi tanggal puncak 28, 29, 30 dan arus balik 8 dan 9. Hindari tanggal tersebut, cari waktu yang mungkin lebih fleksibel untuk bepergian”, tutupnya.

Reportero: Ratih Waseso | Fuente: Kontan

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published.