free stats
banner 728x250
Berita  

Kementerian Ketenagakerjaan Belum Tentukan Jadwal Pasti Penyaluran Subdisi Gaji

banner 120x600
banner 468x60

Jakarta – Kementerian Tenaga Kerja akan mewaspadai pencairan Program Bantuan Subsidi Upah (BSU) atau subsidi gaji kepada pekerja yang terdampak pandemi tahun ini.

Kepala Biro Humas Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker), Raees Fazli Harhab menjelaskan, saat ini pemerintah melalui Kementerian Tenaga Kerja masih merancang proses pendistribusian BSU, mulai dari regulasi hingga standar untuk penerima.

banner 325x300

Dihubungi Selasa, ia mengatakan: “BSU ini masih dalam pengerjaan, artinya proses ini harus melalui prosedur yang jelas, apakah proses payung hukum, pembahasan anggaran, sosialisasi ke departemen teknis, rekrutmen BPJS, dan itu masih berlanjut. ” 10/5/2022).

Pihaknya belum bisa memastikan jadwal pembagian bantuan gaji. Namun, Cherol berharap implementasi program BSU segera terwujud.

“Kami ingin (distribusi) lebih cepat dan lebih baik. Karena proses ini tidak hanya di Kementerian Ketenagakerjaan, karena harus komprehensif dengan kementerian teknis, BPJS Ketenagakerjaan,” ujarnya.

Ia melanjutkan, “Harapan kami itu, kami ingin transparan, akurat dan terukur baik dari segi kualitas prosedural maupun dari segi implementasinya. Kami sudah mulai bekerja dan ini yang menjadi perhatian kami. “

Beberapa waktu lalu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Erlanga Hartarto mengungkapkan, besaran subsidi upah yang diterima pekerja dengan gaji di bawah Rp 3,5 juta adalah Rp.

Ia mengatakan, bantuan sosial tersebut akan disalurkan pemerintah pada tahun ini, setelah bantuan subsidi upah diberikan sepanjang periode 2020-2021.

“Ada program baru yang diarahkan oleh presiden yaitu bantuan subsidi upah untuk gaji di bawah Rp 3,5 juta. Besarannya Rp 1 juta per penerima,” kata Erlanga dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (5/4). /2022). ).

Airlangga menjelaskan, dana yang disiapkan pemerintah untuk program bansos ini sebesar Rp 8,8 triliun. Ini akan menargetkan 8,8 juta orang yang memenuhi syarat untuk mendapatkan bantuan.

“Targetnya 8,8 juta tenaga kerja dan kebutuhan anggaran Rp 8,8 triliun,” katanya.

Author: Ade Miranti Karunia | source:

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published.