free stats
banner 728x250
Berita  

Konvo: Produsen HPTL Jangan Hanya Pikirkan Keuntungan Saja

banner 120x600
banner 468x60

Laporan Wartawan , Willy Widianto

JAKARTA – Produk alternatif rokok konvensional untuk membantu para perokok untuk beralih atau bahkan berhenti merokok telah banyak beredar.

banner 325x300

Berbagai produk tersebut seperti vape, mods, pods, rokok elektronik, dan e-cigarrette adalah beberapa dari banyak istilah hasil pengolahan tembakau lainnya (HPTL) yang digunakan untuk menggambarkan Electronic Nicotine Delivery System (ENDS).

Produk-produk ini menggunakan ‘e-liquid’ yang biasanya mengandung nikotin, serta perasa, propilen glikol, gliserin nabati, dan bahan lainnya.

Rokok elektrik ini bekerja dengan cairan yang dipanaskan untuk membuat aerosol yang kemudian dihirup oleh pengguna.

Semakin banyaknya pengguna ENDS, seiring dengan hadirnya begitu banyak merek dan rasa, membuat para penggemar semakin berhati-hati dalam memilih produk yang akan dibeli.

Untuk itu KONVO sebagai wadah bagi pengguna vaping di Indonesia merasa memiliki peran dalam mengedukasi vapers untuk menjadi pengguna rokok elektrik atau HPTL yang bertanggung jawab.

“Edukasi disini berarti berbagi informasi yang bertujuan untuk menghasilkan pengguna rokok elektrik yang bertanggung jawab di masyarakat agar menjadi cerdas dalam memilih produk vape yang aman digunakan dan tidak tergiur dengan harga murah yang ditawarkan produk tertentu tanpa mengetahui isinya. , kata Ketua Organisasi Konsumen Vape Vape (KONVO), Hokkop Situngkir dalam keterangannya, Sabtu (21/5/2022).

Informasi penting yang ingin disampaikan kepada masyarakat adalah kandungan dalam e-liquid dan bagaimana aturan atau standardisasinya, baik dari produsen maupun dari regulator.

“Produsen seharusnya tidak hanya memikirkan keuntungan, tetapi kebutuhan dan keselamatan konsumen juga harus menjadi perhatian utama. Demikian pula dengan regulator di Indonesia, data yang digunakan untuk menetapkan peraturan tentang rokok elektronik harus didasarkan pada data ilmiah dan diinformasikan kepada publik. publik ‘ menambahkan Hookup.

Dengan aturan mengenai bahan yang diperbolehkan dalam e-liquid dan produsen yang berpengetahuan luas dan publik, KONVO mendesak produsen untuk berbagi tanggung jawab pengguna vape untuk mendidik pengecer agar tidak menjual vape atau e-liquid yang tidak beracun. Bea cukai dan isinya belum jelas.

“Pada akhirnya, secara umum, baik regulator, produsen maupun konsumen bertanggung jawab atas penggunaan rokok elektrik. Karena meskipun ada aturan terbaik yang dipatuhi produsen, jika ada konsumen yang masih menyalahgunakan aturan tersebut, percuma saja. “.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published.