free stats
banner 728x250
Berita  

Kunci Sukses Bisnis Masa Kini Ala Para Pemilik Toko Kelontong, Apa Saja?

banner 120x600
banner 468x60

– Ada pepatah yang mengatakan bahwa rahasia untuk membuat perubahan adalah mengerahkan seluruh energi Anda untuk mencoba dan membangun yang baru, bukan melawan cara lama.

Pepatah ini mungkin cocok untuk menggambarkan pengalaman ketiga pemilik toko kelontong yang tergabung dalam Sampoerna Retail Community (SRC) yang selalu berinovasi dalam menjalankan usahanya.

banner 325x300

SRC adalah komunitas toko grosir terbesar di Indonesia dengan anggota sekitar 165.000 di seluruh Indonesia, yang berada di bawah binaan PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna).

Some of them are Adi Widodo, owner of Toko SRC Nikimura; Susmiatiningsih, owner of the Cemara Tujuh SRC Store; and Agus Budy Setiawan, owner of the Indra Jaya SRC Store.

Ketiganya memiliki keinginan yang kuat untuk mengembangkan dan memajukan usahanya. Salah satunya dengan menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman yang sekarang serba digital. Tidak ketinggalan zaman dan harus memahami kebutuhan konsumen.

Simak kisah perjuangan Adi, Susmiatiningsih, dan Agus memulai bisnis toko kelontong hingga akhirnya berhasil.

Sempat ada kesempatan jualan es keliling, sekarang jadi usaha toko kelontong dan punya dua rumah

Adi memulai bisnis toko kelontong pada tahun 2014, setelah memutuskan untuk berhenti dari pekerjaannya sebagai pekerja di sebuah pabrik kayu di Jawa Timur.

Saat memulai usaha sendiri, perjalanan Adi tidaklah mudah. Ia pernah berjualan es keliling yang saat itu harganya Rp. 1.000 per buah. Meski penuh tantangan, ia tak putus asa.

Kemudian, Adi memutuskan untuk fokus membangun bisnis toko kelontong yang kini dikenal dengan Toko SRC Nikimura yang berlokasi di utara Surabaya, Jawa Timur.

Awalnya, toko masih dikelola secara tradisional. Penataan toko kurang rapi, merchandise masih bergelantungan di berbagai sisi toko. Di penghujung tahun 2014, Adi bergabung dengan SRC dan sejak saat itu mulai melakukan perbaikan.

Adi mengatakan, dirinya bertekad untuk belajar banyak hal agar perkembangan usahanya menjadi lebih baik. Penataan dan tampilan toko diubah untuk memberikan kemudahan bagi konsumen dalam berbelanja. Akibatnya, omzet meningkat.

Selama dua tahun terakhir, Adi dan istrinya mulai beradaptasi dengan perkembangan zaman dan beralih ke layanan digital. Proses ini membutuhkan kesabaran dan ketekunan.

“Semuanya dari diri kita sendiri yang harus mau berubah dan berkembang. Kita pasti akan menikmati hasilnya nanti,” kata Adi.

Adi yakin, hasil tidak akan mengkhianati usaha. Itulah yang terjadi sekarang. Toko SRC Nikimura sedang berkembang. Bahkan, Adi kini memiliki dua rumah yang diperolehnya dari usaha toko kelontong.

Kisah Toko SRC Cemara Tujuh, Berawal dari Garasi Rumah

Tahun ini merupakan tahun ke-22 bagi Susmiatiningsih, biasa disapa Ningsih, menjalankan bisnis toko kelontong. Ya, pada tahun 2000 ia memulainya di sebuah garasi di rumahnya yang terletak di Malang, Jawa Timur. Toko sederhana. Saat tidak beroperasi, garasi dipenuhi sepeda motor. Ketika toko harus buka, sepeda motor dibawa keluar.

“Kalau saya ingat, awalnya toko saya masih sangat tradisional. Di garasi, sepeda motor harus keluar masuk ketika ingin membuka toko. Penataannya masih sangat berantakan,” kata Ningsih.

Ia juga hanya menyediakan stok barang dagangan seadanya di tokonya. Ningsih juga merasakan jatuh bangun, namun ia tetap optimis. Ia kemudian bergabung dengan SRC pada tahun 2009 untuk belajar banyak hal agar usahanya bisa bertahan. Perlahan, dia mulai menata toko.

Tidak hanya mengubah tampilan fisik, tetapi juga belajar manajemen toko yang lebih rapi dan teratur.

“Ketika banyak pengecer modern mulai di dekat rumah mereka, omset toko turun drastis. Saya khawatir. Lalu, saya curhat ke teman-teman di SRC, ke pelatih, saling berbagi pengalaman, dikasih tahu kuncinya, triknya, akhirnya toko saya bisa bersaing juga,” kata Ningsih.

Mau belajar, itulah yang membuat Ningsih mampu membuat usahanya tetap eksis dan bertahan hingga sekarang.

Toko yang dulunya seperti “hutan”, sekarang memiliki 700 pelanggan di aplikasi

Kisah sukses selanjutnya datang dari Agus Budy Setiawan, pemilik Indra Jaya SRC Store yang berlokasi di Sidoarjo, Jawa Timur. Agus memulai bisnis toko kelontong pada tahun 2012, dengan pengaturan yang sederhana. Bahkan, kata Agus, tokonya dulunya seperti ‘hutan’.

“Dulu toko seperti hutan, dengan banyak rantai. Penempatan barang tidak diatur. Jadi saya sering bingung mau cari barang di mana ketika ada konsumen yang mau membelinya,” kata Agus.

Lima tahun berjalan, ia kemudian bergabung dengan SRC pada 2017 dan mendapatkan masukan untuk menata tokonya dengan lebih baik. Salah satunya, tentang pentingnya mengatur pengelompokan barang. Hal ini akan memudahkan penjual dan pembeli saat mencari barang yang dibutuhkan.

Setelah bergabung dengan SRC, Agus pun menerapkan tiga hal utama yang paling ditekankan yaitu rapi, bersih, dan terang. Toko yang rapi, bersih, dan terang, membuat pelanggan nyaman saat berbelanja. Omzet Toko SRC Indra Jaya pun meningkat tajam.

Tiga tahun terakhir, Agus juga mulai menerapkan digitalisasi dalam penerapan tokonya. Ia memanfaatkan aplikasi “AYO Kelontong” yang disediakan SRC. Pelanggan bisa memesan barang yang dibutuhkannya ke toko kelontong terdekat melalui aplikasi ini.

Menurut Agus, pelanggan di akun SRC Indra Jaya sudah mencapai 700 orang. Pandemi juga tak membuat toko Agus goyah, karena ia telah lebih dulu beradaptasi dengan penggunaan teknologi.

“Kita tidak bisa terus berada di zona nyaman. Harus bergerak dan beradaptasi dengan zaman, kalau tidak, akan ketinggalan,” kata Agus.

Apa kunci sukses bisnis toko kelontong di era digital?

Pengalaman dan proses yang dikisahkan Adi, Agus Budy, dan Ningsih menunjukkan, para pelaku usaha harus beradaptasi di era digital. Berani berubah. Inilah sekelumit “bocoran” kunci sukses para pemilik toko kelontong yang tergabung dalam SRC.

Digitalisasi seperti apa yang mereka lakukan dalam pengelolaan toko kelontong? Ingin tahu lebih jauh soal apa saja strategi yang diterapkan Adi, Susmiatiningsih, dan Agus Budy hingga usaha kelontongnya berkembang dan maju di era digital saat ini?

Temukan jawabannya dalam gelaran “UMKM Untuk Indonesia” yang bisa Anda ikuti pada 18 Agustus 2022 melalui tautan berikut ini. Turut hadir pada kesempatan tersebut, di antaranya Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Uno dan Direktur SRC Rima Tanago.

5 Rahasia Kunci Sukses Dalam Bisnis Dan Hidup
Setiap orang pasti mengalami hal yang sama maka dari itu kita akan menggunakan kunci sukses yang kedua 2 belajar terus tanpa henti sekarang kita mau

5 Kunci Sukses Dalam Membangun Bisnis Ala Dapur Solo Halaman All
Kini nama dapur solo sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat indonesia dan identik dengan menu kuliner khas solo dan jawa tengah serta

3 Kunci Sukses Bisnis Raup Cuan Pasca Pandemi Merdeka Com
3 kunci sukses bisnis raup cuan pasca pandemi bisnis berbisnis3 tips sukses raup cuan investasi di masa resesi ala warren buffett

5 Kunci Sukses Berbisnis Bagi Para Generasi Muda Fimela Com
Maya miranda ambarsari presiden direktur pt batamec shipyard menyampaikan lima kunci sukses bisnis yang dipegangnya dalam menjalankan suatu

10 Kunci Sukses Yang Tertanam Dalam Jiwa Pebisnis Cermati Com
10 kunci sukses yang tertanam dalam jiwa pebisnis middot pebisnis bukan profesi biasa middot 1 siap menghadapi kondisi keuangan yang tidak menentu middot 2

9 Kunci Sukses Bisnis Kecil Supaya Langgeng Trusvation
Namanya juga bisnis wajar kalau mengalami pasang surut kalian bahkan tak bisa menjamin bisnis selalu stabil sepanjang masa yang terpenting

Berikut Kunci Kesuksesan Yang Harus Mulai Anda Terapkan
Setelah memulai usaha anda kunci kesuksesan wirausaha yang dibutuhkan selanjutnya adalah komitmen untuk mampu bertahan di dunia bisnis

8 Kunci Sukses Mengembangkan Bisnis Saat Pandemi Entrepreneur
Sekarang sebagai pemilik bisnis anda tidak ingin kehilangan arus kas jadi anda dapat menyesuaikan cara berbisnis dengan bermitra dengan

Ketahui Kunci Sukses Wirausaha Yang Harus Kamu Miliki
Meski begitu hal tersebut bukanlah penghalang bagimu untuk sukses jika dijalankan dengan baik bisnis pun akan berkembang pesat dan mampu

Berpikir Eksponensial Kunci Sukses Bisnis Masa Kini Tugumalang
Selain pemanfaatan teknologi yang tepat salah satu hal yang harus dimiliki oleh pengusaha masa kini adalah cara berpikir eksponensial

6 Kunci Penting Menjadi Pebisnis Yang Sukses Modal Rakyat
Para pebisnis sukses itu memiliki kunci seperti ini carilah peluang bisnis yang bisa mengantarkan anda pada kesuksesan di masa depan

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published.