free stats
banner 728x250
Berita  

Larangan Ekspor CPO Dan Minyak Goreng Bantu Pemerintah Kembalikan Kepercayaan Rakyat

banner 120x600
banner 468x60

Journalist Report, Chaerul Umam

JAKARTA – Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Gelora) Anis Matta meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengembalikan kepercayaan masyarakat kepada pemerintah dan negara terkait kebijakan pelarangan ekspor minyak sawit mentah (CPO). ) dan minyak goreng.

banner 325x300

Anis Matta menilai Presiden Jokowi masih ragu menerapkan kebijakan tersebut.

”Kami telah berdiskusi panjang tentang masalah minyak goreng ini. Pemerintah tidak boleh ragu-ragu dalam mengambil keputusan tentang pilihan yang telah dibuat dengan memprioritaskan,” kata Anis Matta dalam Gelora Talks bertajuk ”Setelah Pemerintah Melarang Sawit dan Ekspor Minyak Goreng, Apa Selanjutnya?’, Rabu (27/4/2022).

Menurutnya, pilihan-pilihan yang telah diambil tidak perlu dipertentangkan antara kepentingan dalam negeri kita dengan kepentingan luar negeri, yaitu kepentingan mendamaikan masyarakat dengan kepentingan memperoleh keuntungan ekonomi.

“Dalam situasi sekarang ini kita harus untung besar, tapi kenapa jadi masalah. Kita juga tidak pernah membayangkan akan terjadi kelangkaan BBM di Arab Saudi. Artinya, saya ingin berpesan kepada pemerintah khususnya ke presiden, intinya mengembalikan kepercayaan rakyat kepada negara,” ujarnya.

Ia menilai psikologi masyarakat telah rusak akibat isu minyak goreng dalam beberapa bulan terakhir, karena permasalahannya sangat kompleks sehingga memicu kenaikan harga komoditas lain.

“Di tengah situasi krisis ini, tantangan terbesar bagi pemerintah secara makro adalah inflasi. Semua negara mengalami inflasi dan krisis sosial global,” ujarnya.

Krisis sosial ini, lanjutnya, akan memicu revolusi sosial di semua negara, termasuk Indonesia.

“Jadi kemampuan kepemimpinan nasional di masing-masing negara akan sangat menentukan dalam menghadapi tantangan ini,” ujarnya.

Anis Matta menegaskan, masyarakat tentu akan merespon sejauh mana kebijakan yang telah dilakukan pemerintah dalam menghadapi krisis ekonomi saat ini.

“Meskipun ekspor CPO memiliki keuntungan besar, namun yang lebih penting adalah mengembalikan kepercayaan masyarakat kepada negara,” ujarnya.

Anis Matta kembali mengingatkan bahwa dampak perang Rusia-Ukraina saat ini akan memperparah krisis global dan jatuhnya sebuah rezim di suatu negara, dan bukan tidak mungkin juga akan terjadi di Indonesia.

“Mengapa Putin ‘batuk’ di Ukraina, tetapi Perdana Menteri Pakistan jatuh. Dan kita akan melihat ini lagi di seluruh dunia. Oleh karena itu, kita tidak perlu ragu, sebenarnya hanya mengembalikan kepercayaan rakyat kepercayaan rakyat terhadap negara,” ujarnya.

Ia menilai keputusan politik yang diambil tidak perlu dibantah lagi dengan pertimbangan non-politik, karena akan menurunkan kapasitas pemimpinnya.

“Walaupun keputusan pemerintah relatif membingungkan, saya mendukung penuh keputusan Presiden melarang ekspor CPO dan minyak goreng. Pemerintah perlu konsisten, karena kapasitas pemerintah untuk mengatasi hal ini. Masalah itu dipersoalkan karena berbagai perubahan kebijakan,” ujarnya.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published.