free stats
banner 728x250
Berita  

Menhub Diminta Pikir Ulang Soal Kenaikan Tarif Ojol, Bahaya Mengintai Driver Dan UMKM, Bisa Blunder

banner 120x600
banner 468x60

Rapport du journaliste, Seno Tri Sulistiyono

JAKARTA – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi diminta mempertimbangkan kembali kebijakan kenaikan tarif ojek online agar tidak berdampak negatif pada lalu lintas. pengemudi dan konsumen.

banner 325x300

Direktur Pusat Studi Ekonomi dan Hukum (CELIOS), Bhima Yudhistira, mengatakan kenaikan tarif ojol yang tajam akan menyebabkan kenaikan tajam inflasi di sektor transportasi.

“Hal ini dapat mempengaruhi inflasi, terutama di daerah perkotaan, ditambah dengan kenaikan harga pangan dan energi, perkiraan inflasi secara umum dapat mencapai 5,5-5,7% YoY sepanjang tahun 2022,” kata Bhima. /2022).

Bima melihat dampak kenaikan tarif ojol juga tidak berkorelasi dengan peningkatan pendapatan mitra pengemudi.

Jika tarif naik, kata Bima, konsumen akan kaget dan mencari alternatif transportasi lain.

“Misalnya dari rumah ke kantor, mungkin konsumen kelas menengah akan naik motor sendiri daripada membayar jasa ojek yang dianggap mahal,” ujarnya.

Oleh karena itu, Bhima meminta pemerintah khususnya Kementerian Perhubungan berhati-hati dalam merancang kenaikan tarif, terlebih dahulu mengecek seberapa besar peningkatan konsumsi kelas menengah, kemudian tingkat inflasi, serta tantangan ke depan yang dapat menghambat daya beli masyarakat.

Data Google Mobility di Jakarta per 10 Agustus 2022 menunjukkan, tingkat pergerakan orang ke pusat perbelanjaan atau retail masih minus 11 persen, ke stasiun transit minus 24 persen, dan ke perkantoran minus 7 persen.

Sementara itu, persaingan juga semakin ketat karena banyak pekerja formal beralih ke pengemudi ojol akibat regangan pandemi.

“Jadi kenaikan tarif itu sepertinya membantu pendapatan pengemudi, tapi sebenarnya bisa saja keliru,” katanya.

Selain itu, pemerintah juga harus memperhatikan kenaikan tarif ojol yang dapat menyebabkan kenaikan biaya pengiriman makanan dan barang. Otomatis, jika tarif antar penumpang naik, layanan serupa juga akan meningkat.

“Pelaku UMKM makanan dan minuman pada umumnya merugi karena ongkos kirim lebih mahal. Oleh karena itu, sebaiknya pemerintah mencabut dulu peraturan kenaikan ongkos kirim. tarif ojol dan memperbaiki kata-kata kenaikan tarif, bukan tunda saja kenaikannya,” kata Bima.

Kenaikan tarif efektif 29 Agustus 2022

Semula, kenaikan tarif ojol tersebut berlaku efektif pada 14 Agustus 2022, atau 10 hari setelah terbitnya Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KP 564 Tahun 2022 tentang Pedoman Perhitungan Biaya Penggunaan Sepeda Motor Bekas Untuk Kepentingan Komunitas pada 4 Agustus 2022.

Namun seiring dengan banyaknya penolakan dari berbagai pihak. Kementerian Perhubungan menunda penyesuaian aplikator terhadap tarif paling lambat 25 hari setelah ditetapkan Menteri Perhubungan, yakni pada 29 Agustus 2022.

“Awalnya dalam KM Nomor KP 564 Tahun 2022 tertulis bahwa penerapan efektif dilakukan paling lama 10 hari kalender. Kemudian, berdasarkan hasil penelaahan, dibutuhkan waktu yang lebih lama untuk mensosialisasikan tarif baru ini ke seluruh masyarakat. pemangku kepentingan, mengingat moda transportasi ojol terkait dengan kepentingan masyarakat luas. Oleh karena itu, efektifitas pemberlakuan aturan ini ditingkatkan menjadi paling lambat 25 hari kalender,” kata Dirjen Perhubungan Darat Hendro Sugiatno.

Ia mengatakan, penambahan waktu sosialisasi tersebut berdasarkan masukan dari semua pihak.

“Oleh karena itu, diharapkan 25 hari kalender terhitung sejak tanggal 4 Agustus 2022 (waktu penerbitan KM Nomor KP 564 Tahun 2022) dapat dilaksanakan dan berpedoman pada aplikator serta sesuai dengan ketentuan PM 12 Tahun 2022. 2019 tentang Perlindungan Keselamatan Pengguna Sepeda Motor yang Digunakan Untuk Kepentingan Masyarakat,” kata Hendro.

Hendro berharap terkait waktu penyesuaian tarif dalam aplikasi, aplikator juga dapat segera menerapkan tarif baru dan meningkatkan pelayanan kepada penumpang, termasuk memastikan keselamatan penumpang.

Komisi V DPR Minta Batalkan Kenaikan Tarif Ojol

Anggota Komisi V DPR RI, Irwan, meminta agar kenaikan tarif ojol itu dibatalkan, karena yang dibutuhkan driver saat ini bukan soal tarif melainkan payung hukum yang mengaturnya.

“Sebaiknya kebijakan itu dibatalkan dulu. Dibahas dulu dengan banyak pihak yang terkena dampak dan bisa juga digelar di Komisi V DPR RI. Apa yang salah dengan Kementerian Perhubungan menaikkan tarif? maskapai juga sepakat menaikkan tiket dari tarif batas atas,” kata Irwan.

Irwan menilai masalah utama terkait ojek online adalah payung hukumnya. Sebab, kata dia, belum ada aturan yang mengatur penggunaan roda dua sebagai angkutan umum.

“Masalah ojol bukan karena ada kenaikan tarif yang mendesak. Tapi masalah utamanya belum ada payung hukum yang mengaturnya. Selama ini UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang LLAJ juga belum mengatur penggunaan dua ojol tersebut. -kendaraan beroda sebagai sarana angkutan umum untuk mengangkut penumpang dan barang,” kata politisi Demokrat itu.

Irwan kemudian bertanya-tanya untuk siapa kenaikan tarif ojek online ini karena masyarakat saat ini sedang mengalami masa sulit.

“Untuk siapa kenaikan harga ini? Apakah pengemudi otomatik akan diuntungkan?” Sementara diskon 20% masih sering dilanggar oleh perusahaan aplikasi. Peningkatan ini dapat mengurangi jumlah penumpang.

Irwan juga meminta Departemen Perhubungan membahas kenaikan tarif ojek online dengan Komisi V DPR, ketimbang mengeluarkan peraturan saat DPR sedang libur.

“Sebaiknya dibahas dulu di Komisi V DPR RI, kita undang para ahli serta semua pemangku kepentingan terkait. Apalagi evaluasinya hanya setahun. Artinya Kemenhub juga meragukan keputusan itu. apakah bisa menjamin kelangsungan usaha jasa ojol dan kesejahteraan pengemudi ojol atau malah ojol ini ditinggalkan penumpang karena ongkosnya mahal,” kata Irwan.

“Kebijakan itu dikeluarkan saat DPR RI masih reses. Saya akan minta Menteri Perhubungan dipanggil ke Komisi V DPR RI untuk menjelaskan alasan kenaikan tersebut,” lanjut Irwan.

Diketahui, Kementerian Perhubungan telah menaikkan tarif ojol di Indonesia, dimana aturan ini mulai berlaku pada 14 Agustus 2022 namun diundur menjadi 29 Agustus 2022.

Aturan perubahan tarif ojol ini menggantikan aturan sebelumnya yakni KM KP 348 Tahun 2019. Selain itu, aturan baru ini akan menjadi pedoman sementara untuk menetapkan batas atas dan bawah tarif ojek online.

“Dalam KM KP 564 Tahun 2022, kami mengevaluasi batasan tarif terbaru yang berlaku untuk ojek online. Selain itu, sistem zonasi masih menerapkan 3 zonasi,” kata General Manager Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Hendro Sugiatno. dalam keterangan tertulis, dikutip Antara, Rabu (10/8).

Untuk besaran service charge Zona I, batas bawah service charge Rp 1850/km, batas atas service charge Rp 2300/km, dan batas atas service charge Rp 2300/km. minimum service dengan service charge berkisar antara Rp 9.250 sampai 11.500.

Sedangkan besaran Biaya Layanan untuk Zona II adalah biaya layanan batas bawah sebesar Rp. 2.600/km, biaya pelayanan batas atas Rp. 2.700/km, dan biaya pelayanan minimal dengan kisaran biaya pelayanan Rp. 13.000-13.500.

Untuk Biaya Pelayanan Zona III yaitu biaya pelayanan batas bawah Rp 2.100/km, biaya pelayanan batas atas Rp 2.600/km, biaya pelayanan minimal dengan kisaran biaya pelayanan Rp 10.500-13.000.

Zone I covers Sumatra, Java (besides Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi), and Bali. Zone II covers Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang and Bekasi. Zone III includes Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara and its surroundings, Maluku and Papua.

Tanggapan Gojek Grab Maxim Dan Asosiasi Driver Soal Kenaikan
21 jam yang lalu baca juga dinilai terlalu tinggi ekonom usulkan tarif ojol naik dan salinan keputusan menteri perhubungan nomor kp 564 tahun 2022

Grab Gojek Dan Asosiasi Angkat Bicara Soal Kenaikan Tarif Ojek
4 hari yang lalu melansir aturan tarif ojek online tersebut tertuang dalam keputusan menteri perhubungan km nomor kp 564 tahun 2022 tentang pedoman

Menhub Buka Bukaan Soal Izinkan Maskapai Naikkan Tarif Gegara
Nah tarif itu sebenarnya tidak ada kenaikan tetapi ada surcharge itu karena bukan peak season tapi karena avtur ungkap budi karya dalam

Masyarakat Sedang Susah Kenaikan Tarif Ojol Diminta Batal
18 jam yang lalu kebijakannya pun dikeluarkan saat dpr ri masih masa reses saya akan minta agar menhub dipanggil ke komisi v dpr ri untuk menjelaskan alasan

Kemenhub Evaluasi Kenaikan Tarif Ojek Online Alinea Id
Setelah diterapkan mulai 1 mei 2019 kementerian perhubungan akan mengkaji ulang kenaikan tarif ojek online lantaran memberatkan konsumen

Menhub Sebut Kenaikan Tarif Damri Cukup Wajar Liputan6 Com
Untuk besaran kenaikan tarif bus damri bukan masuk ke ranah saya pikir mereka melakukan kenaikan itu sudah riset kata budi karya

Tarif Angkutan Umum Kemungkinan Besar Naik Bagian 191
Kumpulan berita umum menhub tarif angkutan umum kemungkinan besar naik jokowi diminta pikir pikir gandeng jk jadi cawapres

Tarif Baru Ojol Bisa Bikin Inflasi Makin Tinggi Pemerintah Diminta
3 hari yang lalu padahal selain akan mengerek inflasi kenaikan tarif ojol juga akan mendorong masyarakat pengguna ojol ke moda transportasi lain atau bahkan

Garuda Indonesia Tolak Kenaikan Harga Tiket Pesawat Yang
2 hari yang lalu garuda indonesia baru baru ini menanggapi rencana menteri perhubungan yang mengizinkan kenaikan harga tiket pesawat maksimal 15 persen

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published.