free stats
banner 728x250
Berita  

Mogok Kerja Pelaku Wisata Labuan Bajo Protes Tarif Masuk Taman Nasional Komodo Rp 3,75 Juta

banner 120x600
banner 468x60

Wartawan POS-KUPANG.COM, Gecio Viana

LABUAN BAJO — Ancaman pemogokan para pemangku kepentingan pariwisata di Labuan Bajo sudah mulai terasa.

banner 325x300

Mereka memprotes karena biaya masuk Taman Nasional Komodo (TNK) dinilai mencekik dan justru bisa mematikan pariwisata.

Senin (8/1/2022), sejumlah pengusaha dan pekerjanya melakukan mogok kerja yang berlangsung selama sebulan.

Aksi mogok kerja yang berlangsung sejak 1 Agustus 2022 hingga 30 Agustus 2022 itu menolak dengan tegas penetapan biaya ke TNK yaitu Pulau Komodo, Pulau Padar dan sekitarnya, sebesar Rp 3,75 juta per orang untuk jangka waktu satu tahun.

Kebijakan Pemprov NTT dan Balai Taman Nasional Komodo (BTNK) akan dilaksanakan pada 1 Agustus 2022.

Aksi mogok hari pertama yang dilakukan oleh belasan Anggota Himpunan Anggota Forum Masyarakat Penyelamat Wisata (Formapp) Manggarai Barat diisi dengan pengumpulan sampah di kota Labuan Bajo.

Trash collection action was carried out from Puncak Waringin to Labuan Bajo Marina and Komodo Labuan Bajo Airport.

Aksi yang dikawal ketat aparat itu ricuh tak jauh dari Bandara Komodo Labuan Bajo.

Aparat mengamankan tiga aktivis termasuk Rafael Todowela, Aloysius Suhartim Karya dan Eras sekitar pukul 14.00 WITA.

Sejumlah aktivis juga ditangkap, namun hanya tiga aktivis yang masih ditahan untuk dimintai keterangan di Mapolres Manggarai Barat.

Seorang peserta aksi, Affandi Wijaya, mengatakan awalnya aksinya lancar, namun di dekat Bandara Komodo Labuan Bajo ricuh.

“Ada provokasi, tidak ada penyerangan terhadap anggota. Alhasil teman-teman langsung ditangkap, bahkan ada yang ditangkap di Puncak Waringin”, ujarnya.

Pemimpin Formapp Mabar Rafael Todowela mengatakan, selain ditahan, ia juga menjadi korban kekerasan oleh polisi

Aksi memungut sampah merupakan bentuk aksi setelah adanya pilihan mogok bagi para pemangku kepentingan pariwisata disepakati bersama.

“Kami dibawa ke kantor polisi. Kami tidak melakukan tindak pidana hari ini, hanya memungut sampah,” katanya.

Ia berharap agar semangat juang para pemangku kepentingan pariwisata tidak melemah dan tetap konstan dalam melakukan aksi mogok.

“Kami berharap teman-teman tetap berjuang di luar untuk tetap melakukan aksi mogok sesuai kesepakatan kita,” ujarnya.

Kapolres Manggarai Barat, AKBP, Felli Hermanto dalam konferensi pers mengatakan, para pengunjuk rasa ditangkap karena dianggap mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta mengancam keamanan objek vital, yaitu Bandara Komodo Labuan Bajo.

“Fokus saya perlindungan, perlindungan masyarakat yang ingin kita amankan masyarakat kita sendiri. Tapi kalau dalam hal ini diperlukan upaya paksa, kita akan ambil tindakan tegas. Nah, mungkin di lapangan, kita tidak tahu. bahwa bagian-bagian ini berkelahi dan sebagainya, ”katanya.

Menurut dia, pengamanan dilakukan untuk mencegah pengunjuk rasa menduduki Bandara Komodo Labuan Bajo.

“Mereka sempat mencoba masuk ke objek vital ini, karena untuk menghindari pendudukan atau boikot, dan ada perlawanan terhadap anggota Polri yang berjaga, kami mengamankan bagian-bagiannya”, ujarnya.

Diakuinya, ada laporan yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat serta objek vital di Labuan Bajo.

“Beberapa pihak ditangkap yang kami anggap sebagai ancaman keamanan dan keselamatan, yang beberapa waktu lalu ada agenda yang dilakukan dengan bergabung dengan aliansi atau asosiasi untuk memberikan aspirasi pada protes kami. Hari ini pukul 2 siang, untuk nasional Benda-benda vital itu tidak boleh diganggu dan dianggap sebagai ancaman dan gangguan. Maka pada kesempatan ini kami menindak tegas para pengunjuk rasa yang akan dimintai keterangan di Polres Manggarai Barat,” jelasnya.

Saat ini, lanjut Kapolres Mabar, status siaga satu keamanan di Labuan Bajo diturunkan menjadi siaga dua.

“Hari ini ditetapkan sebagai siaga pertama dengan informasi tentang ancaman yang akan mempengaruhi Kamtibmas Kabupaten Manggarai Barat sebagai tujuan wisata prioritas sehingga harus diambil tindakan dan menetapkan kepada masyarakat bahwa Manggarai Barat sedang menunggu Kamtibmas. Namun, dengan ini Kondisinya, setelah melakukan pengamanan, Kamtibmas kembali normal. Untuk saat ini, kewaspadaan pertama kita turunkan ke status waspada kedua,’ katanya.

Selain itu, aparat keamanan telah menerjunkan kurang lebih 1.000 personel untuk pengamanan di Labuan Bajo.

“Hari ini akan ada tambahan (petugas) dari jajaran kepolisian dan Polda NTT”, ujarnya.

Perjalanan Lanjutkan

Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi memastikan pelayanan wisata bagi wisatawan yang melintas tetap beroperasi.

“Kami pastikan semua pelayanan berjalan dengan sempurna, begitu ada kesulitan transportasi ke bandara, pemerintah daerah mengambil peran ini dengan menyiapkan kendaraan”, ujarnya, Senin (1/8/2022). ).

Bupati yang akrab disapa Edi Endi ini menjelaskan, untuk pelayanan transportasi di bandara, pihaknya telah memesan sejumlah kendaraan dinas dan bus untuk mengantar wisatawan ke asrama.

Selain itu, pihaknya juga telah menyiapkan kapal milik beberapa instansi di Labuan Bajo untuk membantu wisatawan ke beberapa destinasi wisata pulau.

“Meski ada kendaraan dinas dan bus. Pada prinsipnya tidak ada satu pun tamu yang terabaikan karena kekurangan transportasi. Laporan dari berbagai pihak menunjukkan tidak ada tamu yang terabaikan, terpelihara dan terlayani dengan baik, bahkan dengan mobil plat merah,” jelasnya.

Selain itu, bagi para pemangku kepentingan pariwisata yang melakukan aksi mogok, Bupati Edi Endi mengatakan, pemerintah akan terus berupaya agar mereka bisa segera memulai usahanya.

“Kami sama-sama menghibur wisatawan di Labuan Bajo. Kami berusaha menjadi tuan rumah yang baik, yang membuat orang betah dan datang ke Labuan berkali-kali untuk menikmati segala pesona Labuan Bajo”, ujarnya.

Terkait aksi mogok para pemangku kepentingan pariwisata yang menolak menetapkan retribusi masuk kawasan Taman Nasional Komodo, Bupati Edi Endi mengatakan hal itu merupakan hak konstitusional setiap warga negara.

Namun, pihaknya mengimbau agar pelaksanaan aksi unjuk rasa dan mogok dilakukan secara tertib dan aman.

Terkait tuntutan sejumlah asosiasi pariwisata dan pemangku kepentingan pariwisata yang menolak menetapkan tarif masuk kawasan Taman Nasional Komodo, khususnya Pulau Komodo, Pulau Padar dan sekitarnya, Bupati Edi Endi akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat. (*).

Artikel ini dimuat di Pos-Kupang.com dengan Judul Suasana Protes Tarif Masuk TNK, Tiga Aktivis di Labuan Ditangkap Polisi,

Protes Tiket Komodo Pelaku Wisata Labuan Bajo Mogok Selama
2 hari yang lalu asosiasi pelaku wisata labuan bajo mengatakan jika ada yang melanggar mou tersebut mereka menyepakati sanksi yakni fasilitasnya dibakar

Ribuan Pelaku Wisata Labuan Bajo Mogok Minta Jokowi Youtube
11 jam yang lalu ribuan pelaku pariwisata di labuan bajo kabupaten manggarai barat mabar ntt melakukan aksi mogok kerja tidak beraktivitas menghantar

Aksi Protes Tiket Masuk Taman Nasional Komodo Voa Indonesia
9 jam yang lalu seluruh pelaku pariwisata di labuan bajo menyatakan mogok kerja mulai 1 sampai 31 agustus 2022 sebagai bentuk protes atas kenaikan tiket

Mogok Kerja Pelaku Pariwisata Labuan Bajo Lakukan Bersih
21 jam yang lalu aksi mogok kerja ini merupakan protes terhadap kebijakan pembatasan kunjungan dan tarif masuk ke taman nasional tn komodo sebesar rp3 75

Pelaku Wisata Di Labuan Bajo Mogok Menparekraf Buka Dialog
8 jam yang lalu sandiaga mengungkapkan rencana mogok kerja dan protes yang dilakukan masyarakat setempat bisa lebih tenang pasalnya pihaknya telah memberikan

Sandiaga Uno Tanggapi Aksi Mogok Kerja Sebulan Liputan6 Com
9 jam yang lalu sandiaga mengimbau semua pelaku pariwisata ekonomi kreatif di labuan bajo untuk menahan diri dan tetap mengutamakan dialog secara

Ribuan Pelaku Wisata Labuan Bajo Mogok Minta Media Indonesia
21 jam yang lalu ribuan pelaku pariwisata di labuan bajo kabupaten manggarai barat mabar ntt melakukan aksi mogok kerja meminta presiden jokowi

Pelaku Wisata Labuan Bajo Mogok Kerja Begini Respons Tirto Id
10 jam yang lalu sandiaga menjelaskan ia baru menerima video terkait

Protes Tiket Pulau Komodo Rp 3 75 Juta Pelaku Wisata Di Labuan
15 jam yang lalu mulai 1 5 agustus 2022 misalnya aksi mogok kerja akan diisi dengan kegiatan memungut sampah di area kota labuan bajo kegiatan bersih bersih

Pelaku Pariwisata Labuan Bajo Mogok Sandiaga Uno Ajak Berdialog
9 jam yang lalu menurutnya pelaku pariwisata akan mengubah bentuk protes dari mogok kerja menjadi aksi bersih bersih sampah di beberapa area kota labuan bajo

Pelaku Wisata Labuan Bajo Mogok Bandara Komodo Sepi
14 jam yang lalu situasi ini merupakan bagian dari aksi protes yang dilakukan oleh pelaku pariwisata labuan bajo untuk menghentikan aktivitas pariwisata dampak

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published.