free stats
banner 728x250
Berita  

Pemerintah Mulai Pembangunan Jalan Tol Serang-Panimbang Seksi 3 Sepanjang 33 Kilometer 

banner 120x600
banner 468x60

Laporan Wartawan, Eko Sutriyanto

PANDEGLANG – Coordinating Minister for Maritime Affairs Luhut Binsar Pandjaitan and Minister of Public Works and Public Housing PUPR Basuki Hadimuljono conducted a groundbreaking for the construction of the Serang-Panimbang toll road section 3 Cileles-Panimbang along 33 km in Panimbang, Padeglang, Banten, Monday (8/8/ 2022).

banner 325x300

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan tol seksi 3 itu merupakan bagian dari tol Serang-Panimbang yang total panjangnya 83 kilometer.

“Yang 24 km dari Serang sudah beroperasi, 26 km seksi 2 sedang dibangun dengan progres 30 persen,” kata Basuki di Pandeglang, Banten.

Basuki menjelaskan, 3 bagian Cileles – Panimbang merupakan dukungan pemerintah sehingga dari total 83 km kerjasama badan usaha pemerintah dan pengusaha, 50 km dari 33 km bagian badan usaha merupakan bagian pemerintah dengan anggaran sekitar Rp 4,6 triliun.

“Kami berharap proyek ini selesai pada triwulan I tahun 2024 sehingga bisa dimulai sebagai destinasi wisata Tanjung Lesung. Jadi mudah-mudahan pihak swasta yang akan berinvestasi di sana yakin bisa selesai,” kata Menkeu. Basuki.

The groundbreaking event was also attended by the Acting Governor of Banten Al Muktabar, Regent of Pandeglang Irna Nurlalita, Chairman of the Jababeka Group Setyono Djuandi Darmono and also the President Director of PT Banten West Java (BWJ), Poernomo Siswoprasetijo as the manager of the Tanjung Lesung Special Economic Zone.

Sebagai informasi, Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sedang mendorong penyelesaian pembangunan jalan tol Serang – Panimbang sepanjang 83,67 kilometer.

Upaya percepatan pembangunan jalan tol yang merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN) itu sendiri dilakukan sebagai bentuk realisasi komitmen Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk meningkatkan aksesibilitas dan konektivitas jaringan infrastruktur guna mendukung pembangunan ekonomi masyarakat di wilayah Banten Tengah dan Banten Selatan khususnya.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan berpesan kepada Pendiri Jababeka SD Darmono untuk menggenjot pembangunan KEK pada triwulan I tahun 2024.

“Pak Darmono, saya minta pembangunan KEK triwulan I tahun 2024 sekaligus.

Jika semua itu kita bangun, simpul-simpul ekonomi akan muncul dengan sendirinya. Sudah puluhan tahun tidak terjadi, sekarang Pak Basuki di sini, kita akan menyelesaikannya dengan baik. Jika ini selesai, pertumbuhan ekonomi Banten akan lebih baik,” kata Menko Luhut.

Darmono di lokasi acara menyatakan, pihaknya sangat berterima kasih kepada Presiden Jokowi dan jajarannya atas ground breaking tol Serang-Panimbang seksi III.

“Terima kasih Pak Presiden Jokowi membangun Tol Serang Panimbang untuk memajukan perekonomian sekaligus mengentaskan kemiskinan masyarakat Babten Selatan,” kata Darmono.

Direktur Utama PT Banten West Java (BWJ), Poernomo Siswoprasetijo, mengapresiasi langkah pemerintah terhadap kemajuan proyek jalan tol tersebut.

Menurut dia, peletakan batu pertama seksi 3 ini merupakan bukti komitmen pemerintah dalam mewujudkan pembangunan infrastruktur di Banten.

Kehadiran Tol Serang-Panimbang akan memberikan manfaat langsung bagi pariwisata yang otomatis mendongkrak perekonomian masyarakat Banten sekitar, termasuk Tanjung Lesung yang berada di dalamnya.

Menurut Poernomo, potensi pasar di Jakarta dan sekitar Jawa Barat cukup besar, dengan tersedianya sarana prasarana yang memudahkan untuk menuju ke arah barat hingga selatan Banten diharapkan dapat mempermudah wisatawan, investor , perdagangan, serta perikanan dan pertanian juga akan terpengaruh.

“Kami sebagai pemilik kawasan akan mempersiapkan dengan sebaik-baiknya dimana investor dapat berinvestasi dengan mudah dan cepat,” ujarnya.

Dari sisi darat, kata dia, infrastruktur di daerah itu sudah disiapkan dan dipersiapkan dengan baik untuk jalan, saluran air bersih, saluran air limbah, listrik, telekomunikasi, kemudian nanti kita juga akan bekerja sama dengan BUMN untuk pengembangan marina sehingga bahwa wisatawan melalui laut juga bisa masuk. ke kawasan Tanjung Lesung,” tambah Poernomo.

Pembangunan infrastruktur jalan tol Serang – Panimbang dilakukan dengan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPS) dengan total nilai investasi Rp 8,58 triliun.

Pada Seksi 1 – 2 merupakan bagian Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) oleh PT Wijaya Karya Serang Panimbang, sedangkan pada Seksi 3 merupakan bagian Pemerintah melalui Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR.

Penyelesaian pembangunan jalan tol Serang – Panimbang seksi 3 ditargetkan selesai dan beroperasi pada semester pertama tahun 2024.

Setelah selesai, tol Serang – Panimbang akan memberikan kemudahan dan efisiensi waktu tempuh menuju objek wisata Tanjung Lesung yang merupakan salah satu Destinasi Wisata Prioritas (DPP).

Sebelumnya, dari Jakarta menuju Tanjung Lesung menempuh waktu 5 jam perjalanan, dengan adanya tol Serang – Panimbang waktu tempuh dapat dipersingkat menjadi 2-3 jam dengan kecepatan rata-rata 100 km/jam.

Selain itu, keberadaan tol Serang – Panimbang dapat memfasilitasi konektivitas ekonomi masyarakat baik dari sektor industri maupun pariwisata di Provinsi Banten.

Kawasan wisata Tanjung Lesung merupakan salah satu dari 10 Destinasi Wisata Prioritas (DPP) yang menjadi amanat Presiden Jokowi.

Kawasan wisata Tanjung Lesung termasuk destinasi prioritas karena keindahan alamnya yang unggul dan berbagai fasilitas menarik, seperti water sport, snorkeling, diving, hingga sunrise spot di pesisir pantai.

Penetapan Lokasi Pembangunan Jalan Tol Serang Panimbang
Perkiraan jangka waktu pelaksanaan pembangunan jalan tol serang panimbang selama 3 tiga tahun sumber biro pemerintahan semua hastag

Beroperasi 2024 Ini Perkembangan Terbaru Tol Serang Panimbang
Pembangunan infrastruktur jalan tol serang panimbang dilaksanakan dengan skema kerja sama pemerintah dan badan usaha kpbu dengan nilai

Jalan Tol Serang Panimbang Tumbuhkan Ekonomi Banten
7 jam yang lalu menurut dia pembangunan jalan tol serang panimbang sepanjang 83 67 km dibangun dengan kerja sama pemerintah dan badan usaha

Progres Proyek Kpbu Jalan Tol Serang Panimbang
Proyek jalan tol serang panimbang merupakan salah satu proyek kerjasama pemerintah dan badan usaha kpbu pembangunan jalan tol tersebut bertujuan untuk

Beroperasi 2024 Jalan Tol Serang Panimbang Permudah Bpjt
Jakarta pembangunan jalan tol serang panimbang sepanjang 83 67 km 3 ruas cileles panimbang merupakan kewajiban dari pemerintah

Pembangunan Jalan Tol Serang Panimbang Tungggu Pinjaman
Pembiayaan pembangunan jalan tol serang panimbang seksi 3 pembangunannya oleh pemerintah akan tetapi sumber pendanannya berasal dari loan

Beroperasi 2024 Jalan Tol Serang Panimbang Permudah Akses
Pembangunan infrastruktur jalan tol serang panimbang dilaksanakan dengan skema kerjasama pemerintah dan badan usaha kpbu dengan nilai

Jalan Tol Serang Panimbang Seksi 3 Mulai Dibangun Target
3 jam yang lalu pemerintah lanjutkan pembangunan jalan tol serang panimbang untuk seksi 3 ruas cileles panimbang sepanjang 33 km ditargetkan beroperasi

Tol Serang Panimbang Beroperasi Penuh 2024 Begini Progresnya
Pembangunan infrastruktur jalan tol serang panimbang dilaksanakan dengan skema kerjasama pemerintah dan badan usaha kpbu dengan nilai

Proyek Tol Serang Panimbang Seksi Ii Dan Iii Akan Rampung 2024
Pembangunan jalan tol serang panimbang seksi ii rangkasbitung cileles dan seksi iii cileles panimbang akan dilakukan mulai awal 2022

Ditargetkan Rampung 2024 Pembangunan Tol Serang Panimbang
Kementerian pupr tengah menyelesaikan pembangunan jalan tol serang panimbang sepanjang 83 67 kilometer km

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published.