free stats
banner 728x250
Berita  

Pengembangan Mobil Listrik Terkendala Infrastruktur, Pengamat : Jangan Jadi Penonton

banner 120x600
banner 468x60

Laporan Jurnalis, Reynas Abdila

JAKARTA – Direktur Eksekutif Energy Watch Mamit Setiawan menilai Indonesia cukup siap mengadaptasi gaya hidup kendaraan listrik.

banner 325x300

Namun, Mamit menilai kendalanya terletak pada infrastruktur dan juga harga kendaraan yang masih belum terjangkau.

“Memang salah satu kendala kendaraan listrik itu terkait infrastruktur, bagaimana PLN khususnya bisa meningkatkan SPKLU agar masyarakat lebih mudah mengisi daya,” kata Mamit di Jakarta, Rabu (10/8/2022).

Tren otomotif global, lanjut Mamit, kini bergerak menuju kendaraan ramah lingkungan. Hal ini juga sejalan dengan target Indonesia untuk mencapai net zero emission (NZE) atau netral karbon pada tahun 2060.

“Kita tahu bahwa tren global ke depan adalah ke arah EV, baik mobil listrik atau lainnya. Ini salah satu upaya kami untuk mengurangi emisi gas rumah kaca sesuai dengan komitmen pengurangan emisi karbon sebesar 29 persen pada tahun 2030 dan kami bahkan memiliki target nol emisi pada 2060,” jelasnya.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengklaim saat ini terdapat 101 unit stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) di 73 lokasi yang tersebar di berbagai wilayah.

Indonesia sebagai produsen nikel terbesar di dunia harus mendapatkan keuntungan besar dari bisnis kendaraan listrik ini.

“Jangan hanya menjadi penonton, potensi nikel yang kita miliki semaksimal mungkin kita bisa menjadi pemain utama di EV dan bagaimana ekosistem ini memiliki multiple effect terhadap perekonomian,” pungkas Mamit.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto disebut-sebut strategis dalam mendukung ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.

Ketua Umum Partai Golkar itu sudah banyak bertemu dengan petinggi pabrikan otomotif, baik dalam kunjungannya ke Jepang baru-baru ini maupun di Jakarta.

Selain mendorong industri kendaraan listrik, dengan berpartisipasi dalam peluncuran mobil listrik dari pabrikan Wuling, Airlangga juga menginisiasi penggunaan mobil listrik untuk delegasi G20, yakni Lexus UX 300e yang didatangkan dari Jepang.

“Langkah Pak Airlangga sudah bagus jadi saya mengapresiasi apa yang sudah dilakukan dengan pertemuan ini. Semoga bisa memberikan kontribusi positif dalam pelaksanaan KTT G20 nanti dan tentunya dalam pengembangan ekosistem mobil listrik di Indonesia,” ujar Mamit.

Pengamat Mobil Listrik Makin Tak Terjangkau Jika Pajaknya
Padahal kendaraan listrik baru mulai berkembang di indonesia dengan penjualannya dan infrastruktur pendukung yang masih sangat terbatas

Pengamat Indonesia Harus Percepat Pengembangan Mobil Listrik
Pengamat otomotif bebin djuana mengatakan indonesia perlu melakukan akselerasi ekosistem kendaraan listrik dan mewaspadai pengembangan mobil

Pengembangan Mobil Listrik Di Indonesia Butuh Akselerasi
Mobil listrik mitsubishi miev dipamerkan di ajang indonesia electric motor pengamat otomotif bebin djuana mengatakan pemerintah perlu

Detikcom On Twitter Pengembangan Mobil Listrik Masih Terkendala
Pengembangan mobil listrik masih terkendala infrastruktur pengecasan banyak rumah di ri yang dayanya belum mampu untuk mengecas mobil listrik

Infrastruktur Jadi Hambatan Pengembangan Kendaraan Listrik Di Ri
Kendaraannya dibangun masif tapi charging stationnya belum ada ini jadi masalah charging station dibangun tapi pertumbuhan mobil listrik

Pengamat Ri Butuh Akselerasi Pengembangan Mobil Listrik
Pengamat otomotif bebin djuana mengatakan pemerintah perlu mewaspadai kemajuan pengembangan mobil listrik negara lain di kawasan asia

Peringatan Pengamat Soal Pengembangan Mobil Listrik Di Indonesia
Dilihat dari aspek teknologi dia melanjutkan kesiapan komponen dan infrastruktur berupa baterai serta teknologi pendukungnya pemerintah cukup

Peluang Dan Tantangan Pengembangan Mobil Listrik Nasional
Hal ini ditambah dengan kemampuan mobil berbahan bakar bensin yang dapat menempuh jarak yang lebih jauh pengisian bensin yang lebih cepat dan infrastruktur

Pengembangan Mobil Listrik Terkendala Harga Yang Mahal Dan
Pengamat otomotif bebin djuana mengatakan untuk saat ini memang kendaraan listrik belum menarik selain harganya yang mahal sehingga hanya

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published.