free stats
banner 728x250
Berita  

Penyaluran BLT Minyak Goreng Bikin Masyarakat Bingung, Masih Ditemukan Sejumlah Persoalan

banner 120x600
banner 468x60

JAKARTA – Untuk menekan kenaikan inflasi akibat kenaikan harga barang akibat krisis ekonomi global, pemerintah memperkuat dukungan sosial kepada masyarakat, melalui skema bantuan sosial.

Mulai dari program sembako, keluarga harapan, hingga Bantuan Langsung Tunai (BLT) minyak goreng.

banner 325x300

Staf Ahli Utama Kantor Staf Umum Presiden (KSP), kata Abraham Wirotomo, dalam pelaksanaannya, secara teknis penyaluran berbagai bansos berjalan lancar di lapangan.

Namun tidak sedikit dari program-program tersebut yang membingungkan masyarakat dan tidak dapat membedakan jenis bantuan sosial yang mereka terima. Khususnya pada minyak goreng BLT.

“Dari hasil pantauan KSP di lapangan, ada masyarakat yang agak bingung dengan sosialisasi pembagian minyak goreng BLT karena di beberapa daerah pelaksanaannya bertepatan dengan pembagian bantuan sosial rutin lainnya” ujar Ibrahim. , di Jakarta, Minggu
(24/4/2022).

Untuk memastikan program bansos pemerintah tidak hanya terkirim tetapi diterima masyarakat, Abraham menjelaskan, Kantor Staf Umum Presiden bersama tim dari Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Kementerian Sosial, TNP2K, Bappenas dan Kementerian Dalam Negeri akan terus melakukan pemantauan lapangan secara terpadu hingga Mei 2022.

“Semoga masyarakat yang mendapatkan bantuan khususnya BLT minyak goreng bisa meringankan beban dan memanfaatkannya dengan baik,” kata Abraham.

Sebagai informasi, selain menyalurkan bantuan rutin, tahun ini pemerintah juga memberikan bantuan sosial berupa BLT minyak goreng senilai Rp. 100.000, Bantuan Subsidi Gaji (BSU) senilai Rp 1 juta untuk pekerja dengan gaji di bawah Rp 3 juta, dan Bantuan Presiden untuk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (Banpres UMKM) senilai Rp. 600.000 per penerima.

Untuk minyak goreng BLT, berdasarkan pantauan Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan PT. Pos, Himbara dan BSI, per 22 April 2022, BLT telah disalurkan kepada 17,2 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Abraham menjelaskan, program Bantuan Langsung Tunai (BLT) Minyak Goreng menunjukkan capaian yang luar biasa. Ia mengungkapkan, berdasarkan pantauan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan PT. Pos, Himbara dan BSI, per 22 April 2022 nilai BLT senilai Rp. 100.000 telah disalurkan kepada 17,2 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

“Dari target 20,5 juta KPM, sudah disalurkan 17,2 juta. Persentasenya 83 persen. Ini pencapaian yang luar biasa”, kata Abraham.

Menurutnya, pencapaian percepatan pendistribusian minyak goreng BLT ini berkat kerjasama dan gotong royong berbagai pihak. Yakni pejabat dari Kementerian Sosial, PT Pos Indonesia, TNI, Polri, hingga pejabat di tingkat kecamatan dan kelurahan/desa.

Kerja keras petugas, tambah Abraham, juga mampu mempercepat pendistribusian BLT di daerah-daerah tertentu yang memiliki tantangan berbeda. Dia mencontohkan capaian di wilayah Papua hingga 42 persen, Papua Barat 53 persen, dan Maluku Utara 61 persen.

“KSP sangat mengapresiasi capaian ini. Selain itu, petugas juga bekerja keras di tengah bulan puasa. Kami optimis dalam beberapa pekan mendatang capaian penyaluran BLT sudah 100 persen” ujarnya.

Namun, Abraham menjelaskan, masih ada beberapa kendala di lapangan dalam pendistribusian minyak goreng BLT. Itu terkait dengan keakuratan data yang berdampak pada laporan dugaan penipuan dan munculnya antrian di berbagai tempat.

“Namun evaluasi secara keseluruhan bisa dikatakan sebagian besar pendistribusian minyak goreng BLT berjalan lancar”, pungkasnya. (Merah/fik/wly)

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published.