free stats
banner 728x250
Berita  

Petani Sarang Burung Walet Soroti Kebijakan Pemerintah Yang Dianggap Malah Bikin Bingung

banner 120x600
banner 468x60

JAKARTA – Persatuan Petani Sarang Burung Walet Nusantara (PPSWN) kembali menyoroti persoalan ekspor sarang burung walet Indonesia yang belakangan ini banyak menimbulkan pertanyaan publik terkait sejumlah kebijakan kebijakan pemerintah yang membingungkan pelaku komersial.

Kebijakan tersebut antara lain tidak menyetujui permintaan penambahan kuota ekspor yang diajukan pengusaha beberapa tahun lalu.

banner 325x300

Sementara di sisi lain, pemerintah terus menggenjot ekspor sarang burung walet.

Juga penerapan sanksi larangan perdagangan sarang burung walet ke luar negeri yang tidak berjalan sesuai harapan.

Dewan Pembina PPSWN Benny Hutapea mengatakan pihaknya telah menerima banyak keluhan tentang permintaan peningkatan kuota ekspor yang tidak ditanggapi pemerintah, padahal pemerintah selalu mengatakan akan meningkatkan ekspor sarang burung walet.

Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) menargetkan ekspor sarang walet mencapai 2.500 ton pada 2024.

Jumlah ini meningkat signifikan dibandingkan capaian tahun 2020 yang mencapai 1.155 ton.

Dalam tiga tahun tersisa, tujuan ini akan sangat sulit dicapai jika pengajuan kuota ekspor tidak difasilitasi.

Di sisi lain, PPSWN mencontohkan adanya tambahan kuota ekspor yang diberikan pemerintah kepada perusahaan yang terkena sanksi karena tidak memperdagangkan sarang burung walet ke luar negeri akibat pelanggaran kuota ekspor pada tahun 2021, seperti diberitakan dalam edisi Sabtu 30 Juli. majalah nasional. , 2022.

“Kalau berita itu benar, berarti pemerintah memberi contoh buruk kepada masyarakat dan mengecewakan mereka. Penambahan kuota bagi perusahaan yang dilarang berdagang sarang walet di luar negeri akan menjadi preseden buruk bagi iklim usaha di Indonesia,” kata Benny dalam keterangannya, Senin (8/8/2022).

Dia mendesak pemerintah, baik melalui Kementerian Pertanian maupun Kementerian Perdagangan, menjelaskan kepada publik alasan penambahan kuota ekspor untuk perusahaan tertentu.

Memang keputusan pemberian kuota tambahan ini terkesan janggal dan aneh karena masih ada puluhan perusahaan yang mengajukan penambahan kuota dan memintanya tiga atau empat tahun lalu, namun GCC tidak mempermasalahkannya.

“Sementara itu, perusahaan pengekspor lain yang sudah bertahun-tahun minta kuota tambahan belum disetujui. Ini perusahaan yang sudah kena sanksi, kok malah mendapat kuota”, ujarnya.

Bahan baku ternak yang sering disebut “emas putih” ini terbukti strategis di pasar ekspor dan diminati banyak negara. ”Pemerintah harus memberikan klarifikasi atas informasi ini agar ke depan tidak menjadi preseden buruk bagi iklim usaha di industri menelan Indonesia,” katanya.

Sebagai informasi, sejumlah perusahaan pengekspor sarang walet tahun lalu mendapat sanksi larangan perdagangan sarang walet ke luar negeri karena mengekspor lebih dari kuota dari China. dan kandungan nitrit lebih besar dari 30 ppm.

Benny mengingatkan, potensi produksi dan ekspor sarang walet Indonesia sangat besar.

Indonesia saat ini menguasai lebih dari 80% pasar sarang walet dunia.

Untuk mendorong produksi dan ekspor sarang burung walet, Indonesia membutuhkan upaya, kebijakan dan iklim usaha yang kondusif.

Berdasarkan data yang dihimpun asosiasi, pada 2021 Indonesia mengekspor 1.510 ton sarang burung walet, meningkat 15% dari tahun 2020 (YoY) dengan estimasi nilai Rp 37 triliun. ke beberapa negara di dunia antara lain China, Hong Kong, Vietnam, Singapura, Amerika Serikat, Kanada, Thailand, Australia, Malaysia, Jepang, Laos dan Korea.

Mendag Soroti Disparitas Harga Ekspor Sarang Burung Walet
Kendati demikian dia menyoroti adanya disparitas harga yang cukup mencolok yang perlu dibenahi pemerintah disparitas harga itu terjadi karena

Rugikan Negara Rp6 Triliun Fortuna Desak Hentikan Monopoli
Thamrin juga menegaskan bahwa pihaknya meminta pemerintah untuk segera menyelesaikan masalah tersebut agar petani sarang burung walet tidak

Sosialisasi Prosedur Pengeluaran Sarang Burung Walet
Pemerintah provinsi ntb sendiri mendukung penuh produksi dari peternak burung walet pemprov meminta para peternak untuk menyediakan produk yang

Jadi Komoditas Prioritas Itjen Kementan Kawal Ekspor Sarang Walet
Tabloidsinartani com bogor kementerian pertanian berupaya meningkatkan komitmen peningkatan produksi sarang burung walet sbw

Butuh Modal Peternak Sarang Burung Walet Bisa Akses Kur
Yogyakarta selain bimbingan teknis produksi sarang burung walet sbw kementerian pertanian juga menyediakan kemudahan pembiayaan melalui

Optimalisasi Pajak Sarang Burung Walet Pemprov Bakal Terbitkan
Tanjung selor peningkatan pendapatan asli daerah pad menjadi perhatian gubernur kaltara drs h zainal a paliwang sh m hum

Pemerintah Soroti Disparitas Harga Ekspor Sarang Burung Walet
Sekitar 85 ekspor sarang burung walet ditujukan ke hong kong namun produk itu hanya dihargai us 88 per kg berbeda dengan tiongkok yang

Rapat Kebijakan Ekspor Sarang Burung Walet Dinas Perdagangan
Rachmat wira putra st m ec dev kepala seksi pengembangan ekspor mengikuti secara daring rapat kebijakan ekspor sarang burung walet sbw

Resah Ada Eksportir Nakal Petani Sarang Walet Minta Pemerintah
Dia mengingatkan bahwa di china sudah berlaku secara ketat kebijakan traceability system pada produk pangan seperti sarang burung walet baca

Pemda Incar Pengusaha Sarang Burung Walet Yang Tak Taat Pajak
Pemerintah kabupaten kepulauan meranti riau telah memberikan ultimatum kepada pengusaha sarang burung walet yang tidak melapor dan membayarkan pajak

Jokowi Minta Mentan Lakukan Pembinaan Petani Sarang Burung
Jokowi minta mentan lakukan pembinaan petani sarang burung walet dan tanaman porang kunjungan jokowi di indramayu

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published.