free stats
banner 728x250
Berita  

Siap Jadi Bank Yang Adaptif, BTPN Syariah Bakal Kembangkan Layanan Digital Bertahap

banner 120x600
banner 468x60

Jakarta – PT Bank BTPN Syariah Tbk akan fokus mengembangkan layanan digital untuk menjadi bank yang adaptif dan memenuhi aspirasi ekosistem digital syariah non-bank.

Direktur BTPN Syariah, Fakhmi Ahmed, mengatakan bank berkode saham BTPS ini akan berinovasi dan menerapkan pendekatan pendampingan yang terarah, terukur, dan berkelanjutan selama lebih dari satu dekade melayani sektor-sektor yang sedang booming sebelum dan di pasar menengah.

banner 325x300

Fakhmi mengatakan dalam siaran pers, Selasa (26/4/2022): “Selain mengembangkan kebutuhan klien universitas yang mereka layani, bank terus beradaptasi dan melakukan digitalisasi secara bertahap dengan terus membangun fondasi digital dasar.”

Fachmy menjelaskan, perkembangan teknologi ini akan sangat memperhatikan tingkat pengetahuan digital seluruh masyarakat, menyesuaikan dengan kebutuhan pelanggan yang dinamis.

Pengembangannya juga memastikan bahwa kesejahteraan pelanggan cukup kaya dan pelanggan prabayar meningkat.

“Kami melihat peluang dan peluang untuk melayani lebih banyak pelanggan secara berkelanjutan, dengan melakukan beragam inovasi menggunakan teknologi untuk kebaikan, demi mewujudkan aspirasi kami,” kata Fakhmi.

Fahmy menjelaskan, pengembangan digital dilakukan secara bertahap agar teknologi tidak otomatis dibebankan kepada semua pelanggan.

Hal pertama yang dilakukan bank adalah mendigitalkan proses pelayanan dan membantu nasabah dengan memberdayakan para bankir di lapangan.

“Dalam hal ini, nasabah masih merasakan pelayanan yang manusiawi yang menjadi salah satu kekuatan utama layanan bank,” jelas Fakhmi.

Di sisi lain, perbankan menyadari ada beberapa nasabah yang nyaman dengan digitalisasi. Oleh karena itu, perusahaan mengembangkan layanan berbasis aplikasi yang beradaptasi dengan kemampuan beradaptasi pelanggan.

Selama pandemi, bantu klien ini melayani pelanggan di komunitas mereka, dan berikan serta berikan layanan perbankan di ekosistem terdekat mereka dengan aplikasi Warung Right.

Aplikasi ini akan digunakan oleh mitra yang sesuai, yaitu klien yang ditunjuk sebagai mitra untuk dapat menyetor dan menarik uang tunai dan membuka rekening untuk layanan transaksi.

Transaksi meliputi pembelian pulsa dan pembayaran tagihan, termasuk layanan e-commerce untuk kebutuhan sehari-hari.

“Oleh karena itu, BTPN Syariah memposisikan diri sebagai bank adaptif. Bank yang mengembangkan inovasi sesuai kemampuan dan kebutuhan nasabahnya,” kata Fachmy.

Sebagai informasi, BTPN Syariah meyakini bahwa inovasi inti digital yang dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang inklusif juga akan membawa pertumbuhan kinerja keuangan bank yang positif dan berkelanjutan.

Per 31 Maret 2022, keuangan mikro yang menjadi fokus perbankan tumbuh 10 persen menjadi Rp 10,6 triliun dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 9,7 triliun.

Pertumbuhan pembiayaan ini dibarengi dengan kualitas pembiayaan yang baik yang tercermin dari non-performing financing (NPF) sesuai ketentuan regulator.

Artikel ini diterbitkan dengan judul “Menjadi bank adaptif, BTPN Syariah akan mengembangkan layanan digital secara bertahap.”

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published.