free stats
banner 728x250
Berita  

Soal Protes Tarif Masuk Taman Nasional Komodo, Rizal Ramli: Protes Itu Masuk Akal Karena Merugikan

banner 120x600
banner 468x60

Mantan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Rizal Ramli menanggapi protes dari para pemangku kepentingan pariwisata di Laboan Bajo.

Sebelumnya, protes para pemangku kepentingan pariwisata berupa aksi mogok selama sebulan untuk memprotes penetapan tarif masuk di Taman Nasional Komodo (TNK) pada Senin (1/8/2022).

banner 325x300

Dalam aksinya, kisruh hingga aparat mengamankan hingga tiga aktivis.

Menanggapi protes terhadap tiket masuk Taman Nasional Komodo, Rizal Ramli menilai apa yang dilakukan masyarakat itu wajar.

Sebab, menurut Rizal Ramli, mahalnya harga tiket masuk Taman Nasional Komodo bisa merugikan jenis wisata lainnya.

“Protes masyarakat terhadap mahalnya harga tiket Taman Komodo (Rp3,5 juta – hampir sama dengan tiket 2 hari masuk Disney Land ($255)). Mengapa- mereka menghadapi kekerasan? Protes itu wajar karena itu akan merugikan pariwisata di Flores,” tulis Rizal Ramli di akun Twitter resminya @RamliRizal, Selasa (2/8/2022).

Mantan Menko Perekonomian itu juga menyarankan agar harga tiket masuk TNK diturunkan.

“Cukup turunkan harga tiketnya, makanya jadi masalah,” tambahnya.

Melalui akun Twitternya, Rizal Ramli juga memposting video protes masyarakat terkait kenaikan tarif masuk Taman Nasional Komodo.

Seperti diketahui, aksi mogok tersebut dipimpin oleh para pemangku kepentingan pariwisata Laboan Bajo sejak 1 Agustus 2022 hingga 30 Agustus 2022.

Tindakan tersebut menolak untuk membebankan TNK yaitu Pulau Komodo, Pulau Padar dan perairan sekitarnya sebesar Rp3,75 juta per orang untuk jangka waktu satu tahun.

Dikutip dari Pos-kupang.com, salah satu peserta demo, Affandi Wijaya mengatakan, awalnya aksi berjalan lancar.

Namun, di dekat bandara Komodo Labuan Bajo, terjadi kerusuhan.

”Ada provokasi, tidak ada penyerangan terhadap anggota. Alhasil teman-teman langsung ditangkap, bahkan ada yang ditangkap di Puncak Waringin”, ujarnya.

Menurut Ketua Formapp Mabar, Rafael Todopela, selain ditahan, ia juga menjadi korban kekerasan oleh polisi.

“Kami dibawa ke kantor polisi. Kami tidak melakukan tindak pidana hari ini, hanya memungut sampah,” katanya.

Sementara itu, Kapolres Manggarai Barat AKBP Felli Hermant menjelaskan alasan pendemo ditangkap.

Dia mengatakan, orang-orang ditahan karena mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dan mengancam keamanan tempat vital, yaitu bandara Komodo Labuan Bajo.

“Penekanan saya pada perlindungan, perlindungan masyarakat bahwa kita ingin melindungi komunitas kita sendiri. Tapi jika upaya paksa diperlukan dalam kasus ini, kami akan mengambil tindakan tegas.”

”Nah, mungkin di lapangan kita tidak tahu kalau partai-partai ini tawuran dll,” jelas AKBP Felli.

Menurut dia, pengamanan dilakukan untuk mencegah pengunjuk rasa menduduki Bandara Komodo Labuan Bajo.

“Mereka sempat mencoba membobol objek vital ini, karena untuk menghindari pendudukan atau boikot, dan ada perlawanan terhadap anggota Polri yang berjaga, kami mengamankan bagian-bagiannya”, ujarnya.

Diakui, ada laporan yang mengganggu Kamtibmas dan objek vital di Labuan Bajo.

Saat ini, lanjut Kapolres Mabar, status siaga satu di Labuan Bajo diturunkan menjadi siaga dua.

Anggota DPRD: Polisi Jangan Represif dan Tarif Masuk TNK Harus Dipertimbangkan

Masih mengutip Pos Kupang, anggota DPRD Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Yosef Suhardi, menilai polisi tidak boleh represif dalam mengamankan protes para pelaku pariwisata yang menolak menetapkan tarif masuk kawasan Taman Nasional Komodo (TNK). pada Senin (1/8/2022).

Menurut dia, tindakan penangkapan aktivis oleh aparat keamanan saat unjuk rasa dinilai berlebihan.

“Saya dengar ada penangkapan (aktivis), itu berlebihan,” kata pria yang akrab disapa Yos Gagar ini.

Yos Gagar juga mengatakan bahwa situasi di Kota Labuan Bajo saat ini tampaknya sedang tegang.

Sebab, kata Yog Gagar, di berbagai tempat ada aparat keamanan yang bertugas mengenakan seragam lengkap dengan senjata.

“Di bandara ada polisi di mana-mana, bahkan dengan senjata api juga. Itu menakutkan. Nah, di tempat-tempat wisata seperti Labuan Bajo, wisatawan melihatnya tidak nyaman, tidak nyaman,” jelasnya.

Yos Gagar menjelaskan, tindakan yang dilakukan oleh para pemangku kepentingan pariwisata merupakan ekspresi kekecewaan karena menilai kebijakan pemerintah dinilai tidak adil.

“Gerakan kawan-kawan masih normal, tidak ada anarkis dalam video, ada pukulan.”

“Artinya tidak seperti itu, lho. Soal represi membawa senjata seperti di Papua, itu tidak benar. Lagi pula, Kapolri sudah tiada kawan, karena akan butuh waktu lama, bupati juga akan memfasilitasi,” jelasnya. .

Lebih lanjut, Yos Gagar juga menilai penetapan tarif masuk kawasan TNK perlu ditinjau dan dipertimbangkan meski sudah diterapkan per 1 Agustus 2022.

(/Suci Bangun DS, Pos-Kupang.com/Gecio Viana)

Simak berita terkait Tarif Tiket Masuk Taman Nasional Komodo lainnya

Cari Solusi Soal Tarif Taman Nasional Komodo Menteri Sandi Ajak
Emitennews com mari mencari solusi demikian ajakan menteri pariwisata dan ekonomi kreatif sandiaga salahuddin uno mengenai protes atas

Polisi Diminta Tak Represif Hadapi Aksi Protes Pelaku Pariwisata
19 jam yang lalu tarif masuk ke dalam pulau komodo dan pulau padar kawasan taman pelaku pariwisata yang tolak tarif masuk taman nasional komodo

6 Pernyataan Keuskupan Ruteng Soal Kenaikan Tarif Masuk Taman
6 hari yang lalu tarif masuk taman nasional komodo di kabupaten manggarai barat protes masyarakat dan pelaku wisata terkait tarif masuk tn komodo

Warga Manggarai Barat Demo Protes Harga Tiket Taman Nasional
Selain itu biaya tersebut juga sudah termasuk dengan tiket masuk kawasan tnk dan pemberian suvenir buatan masyarakat sekitar pulau komodo bagi

Pelaku Wisata Tolak Kenaikan Tiket Masuk Taman Nasional
Pemerintah kabupaten manggarai barat menyebut kenaikan tarif masuk taman nasional komodo menjadi rp 3 75 juta masih sebatas wacana

Di Balik Polemik Kenaikan Harga Tiket Taman Nasional Komodo Di
10 jam yang lalu begitu pernyataan presiden jokowi soal rencana kenaikan

Sandiaga Akui Banyak Pihak Khawatir Soal Kenaikan Tarif Masuk
Pemerintah sebelumnya berencana menaikkan tarif tiket masuk kawasan taman nasional komodo menjadi rp 3 75 juta

Video Jokowi Buka Suara Soal Tarif Rp3 75 Jt Ke Tn Komodo
Jakarta cnbc indonesia presiden joko widodo jokowi buka bukaan perihal rencana penerapan tarif masuk taman nasional komodo sebesar rp3

Aksi Protes Tiket Masuk Taman Nasional Komodo Lumpuhkan
19 jam yang lalu pada 1 agustus 2022 harga tiket masuk ke taman nasional komodo nusa tenggara timur resmi naik menjadi rp3 75 juta

Mogok Kerja Pelaku Wisata Labuan Bajo Protes Tarif Masuk Taman
11 jam yang lalu mereka memprotes penetapan tarif masuk ke taman nasional komodo tnk yag dianggap mencekik dan justru bisa mematikan pariwisata

Protes Tarif Masuk Taman Nasional Komodo Rp3 75 Juta Orang
Ratusan warga menggelar unjuk rasa di kantor bupati manggarai dan kantor balai tnk menolak kenaikan tarif masuk taman nasional komodo

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published.