free stats
banner 728x250
Berita  

Tahun Lalu, Penjualan Panca Mitra Multiperdana Capai 175,8 Juta Dolar AS

banner 120x600
banner 468x60

Dilaporkan oleh jurnalis Cino Tre Sollistino

Jakarta – PT Panca Mitra Multiperdana Tbk (PMMP), produsen makanan beku berbahan dasar udang, mencatatkan penjualan pada 2021 sebesar US$175,8 juta, naik 3% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya US$170,5 juta.

banner 325x300

Martinos Susilo, Presiden Direktur PMMP, mengatakan sepanjang tahun lalu perseroan telah menerapkan strategi bisnis utamanya, yakni meningkatkan proporsi penjualan udang masak dan produk udang bernilai tambah.

Martin mengatakan, “Proporsi penjualan udang masak berhasil mencapai 58 persen, dan proporsi penjualan nilai tambah udang berhasil mencapai 22 persen dari total penjualan tahun 2021. Secara keseluruhan, total penjualan kedua produk ini meningkat 27 persen. persen dalam sen”. Kamis (28/4). / 2022)

Penjualan udang masak pada tahun 2021 mencapai $101,8 juta, meningkat 15,2 persen dari realisasi tahun 2020 sebesar $88,3 juta.

Di sisi lain, total nilai tambah penjualan udang mencapai US$39,2 juta, naik 37,7% dibanding tahun sebelumnya US$28,4 juta.

Dia menjelaskan, “peningkatan penjualan selama tahun 2021 juga ditopang oleh peningkatan penjualan ekspor khususnya ke Amerika Serikat yang meningkat 5,1 persen menjadi $145,3 juta dari $138,3 juta.”

Christian Jonathan Sutanto, Sekretaris PMMP, menyatakan kinerja tahun lalu mengalami penurunan profitabilitas, terutama pada laba usaha dan laba bersih karena kenaikan biaya angkut dan logistik akibat kelangkaan peti kemas selama tahun 2021.

Laba bersih perusahaan tahun lalu adalah $9,3 juta, turun 13 persen dibandingkan dengan penyelesaian 2020 sebesar $10,6 juta.

“Total biaya angkut meningkat signifikan tahun lalu, yaitu 95 persen (year-on-year). Dengan kenaikan hampir dua kali lipat, kenaikan total keuntungan kami tidak mampu menutupi kenaikan biaya transportasi,” katanya.

“Hal ini menyebabkan laba usaha kami sedikit menyusut selama tahun 2021. Hal ini juga menyebabkan laba bersih kami menyusut pada tahun 2021, meskipun perusahaan berhasil mengurangi beban bunga dari $8,9 juta pada tahun 2020 menjadi $8,5 juta pada tahun 2021.” Kristen melanjutkan.

Namun, Christian mengatakan perusahaan optimis tahun ini dapat kembali meningkatkan profitabilitas dengan meningkatkan pangsa penjualan udang matang dan nilai tambah, karena kenaikan biaya pengiriman juga mulai beralih ke banyak produk baru. Kontrak penjualan perusahaan.

Christian mengatakan inflasi saat ini sangat tinggi di AS, sehingga harga jual akan naik pada awal 2022, dan kenaikan biaya pengiriman juga telah diperhitungkan dalam harga jual kontrak penjualan baru.

“Selain itu, harga jasa peti kemas secara bertahap mulai membaik dibandingkan tahun lalu, meski belum mencapai harga sebelum pandemi Covid-19,” kata Christian.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published.