free stats
banner 728x250
Berita  

Tanggul Limbah Batu Bara Di Kaltara Jebol, DPR Minta Izin Perusahaan Dicabut

banner 120x600
banner 468x60

Laporan Jurnalis, Reynas Abdila

JAKARTA – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Pemilihan Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) Deddy Yevri Sitorus menyoroti kasus jebolnya tanggul limbah tambang batubara PT. KPUC di Kabupaten Malinau, Kaltara.

banner 325x300

Menurutnya, ini merupakan bentuk kejahatan korporasi.

“Tangga pecah lagi pada Minggu (14/8/2022) dan kejadian ini berulang setiap tahun sehingga menimbulkan bencana lingkungan yang berbahaya dan sangat merugikan warga di sepanjang Kali Malinau,” kata Deddy di Jakarta, Senin (15/08). 8/2022). .

Ia menilai PT KPUC telah lalai dan tidak peduli dengan potensi dampak yang ditimbulkannya.

“Pemerintah harus mempertimbangkan untuk membekukan dan mencabut izin perusahaan ini, ini sudah tidak bisa ditolerir lagi” kata anggota Fraksi PDI-P ini.

Deddy mengatakan, ia menyurati berbagai pihak terkait pada 2021 saat tanggul sampah jebol dan menewaskan puluhan ribu ikan sungai.

Saat itu, PDAM tidak bekerja dan petani hilir tidak memanen.

Saat itu, tim hukum Kementerian LHK dan Kementerian ESDM telah melakukan penyelidikan dan meminta perusahaan memperbaiki pengelolaan limbahnya.

Namun, menurut seorang pejabat Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara, perusahaan tidak cukup kooperatif untuk diwajibkan membuat laporan bulanan.

“Oleh karena itu, hingga saat ini belum ada keseriusan dari pihak perusahaan untuk memperbaiki pengelolaan sampah. Menurut informasi dari warga sekitar, perusahaan mengevakuasi sampah setiap sore dan saat hujan. Saya melihat kejadian ini sudah sampai pada tahap kejahatan korporasi,” kata Deddy.

Pihaknya juga melakukan komunikasi dengan Menteri ESDM dan Dirjen Mineral dan Batubara, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Menteri Penanaman Modal dan Kepolisian.

Semua berjanji akan mengerahkan tim untuk melakukan pemeriksaan secepatnya.

“Saya akan menagih dan mengawasi pelaksanaannya. Saya berharap masalah ini bisa diselesaikan secara hukum dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” kata Deddy.

Hal ini disebabkan dampak terhadap pembudidaya udang dan ikan yang produktivitasnya dikatakan turun hingga 30 persen dan gagal panen jika terjadi pencemaran berat.

Menurut dia, tidak ada yang mengetahui kualitas air sungai tersebut karena para pejabat terkait di bawah seolah menutup mata dan menganggap tidak ada masalah.

“Masyarakat membutuhkan keadilan dan lingkungan yang aman dan sehat. Bukan anti investasi, tapi investasi jangan hanya mencari keuntungan maksimal dan mengabaikan kepentingan rakyat,” jelas anggota Komisi VI DPR itu.

Tanggul Limbah Jebol Tambang Batubara Sokongan Jepang
Malinau 11 juli 2017 empat perusahaan tambang batubara di malinau kalimantan utara pt kayan putra utama coal kpuc pt

Demonstran Tuntut Ada Tindakan Konkret Agar Sungai Tidak
Tanjung selor koran kaltara dugaan pencemaran lingkungan akibat jebolnya limbah tambang batu bara di sungai malinau provinsi kaltara

Buka Hasil Investigasi Pencemaran Oleh Pt Kpuc Ke Publik
Id kejadian jebolnya tanggul penampungan limbah pertambangan batu bara limbah tambang ke sungai malinau kalimantan utara kaltara

Aktivis Lingkungan Desak Penyelesaian Tanggul Jebol Tambang
Desak penyelesaian tanggul jebol tambang batu bara di kaltara akibatnya lanjut fajar pencemaran sungai oleh limbah tambang dari

Menyoal Kasus Pencemaran Sungai Malinau Dan The Prakarsa
Pada awal februari lalu tanggul kolam limbah perusahaan batubara pt kayan putra utama coal kpuc di malinau kalimantan utara jebol dan

Aktivis Desak Akses Informasi Pencemaran Malinau Dw
Setengah tahun silam tanggul penampung limbah pertambangan batu bara di kabupaten malinau provinsi kalimantan utara kaltara jebol

Gubernur Kaltara Diminta Selesaikan Kasus Jebolnya Tanggul Yang
Batubara pt kayan putra utama coal kpuc di desa langap kecamatan malinau selatan pada februari 2021 jebolnya tanggul limbah tambang

Ketika Kolam Limbah Perusahaan Batubara Jebol Cemari Sungai
Dpd perwakilan kaltara pada 10 februari lalu sudah menyurati beberapa kejadian tanggul limbah tambang batubara yang jebol dan mencemari

Gubernur Kaltara Diminta Selesaikan Kasus Tanggul Jebol Cemari
Gubernur kaltara zainal arifin paliwang diminta segera memberikan penjelasan jebolnya tanggul raksasa milik perusahaan tambang batubara pt

Dprd Kaltara Akan Bentuk Pansus Soal Bocornya Kolam Limbah
Baca juga kolam penampung limbah batu bara jebol sejauh ini pengelola kolam limbah itu sudah mengatasi persoalan jebolnya tanggul

Tanggul Limbah Diduga Jebol Tambang Batubara Kembali Cemari
1 hari yang lalu malinau cokoliat com perusahaan tambang batubara di wilayah malinau selatan provinsi kalimantan utara diduga kembali mencemari sungai di

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published.