free stats
banner 728x250
Berita  

Terdampak Perang, Ekspor Emas Swiss Ke AS Cetak Rekor Tertinggi

banner 120x600
banner 468x60

Laporan pers, Namira Unia Lisanti

LONDON – Tercatat pengapalan emas dari Swiss ke Amerika Serikat pada Maret melonjak ke level tertinggi sejak dua tahun terakhir, yakni pada Mei 2020.

banner 325x300

Data ini diketahui setelah Bea Cukai Swiss merilis hasil pencatatan bulanannya.

Dikutip dari Reuters, reli ini dimulai setelah Rusia menginvasi Ukraina pada akhir Februari lalu, memicu perlambatan ekonomi global.

Inilah yang menyebabkan investor global resah berlebihan hingga membuat mereka nekat menarik cadangan emas batangan mereka, demi mengamankan kekayaan, di saat benua Eropa sedang mengalami gejolak ekonomi dan politik.

Patut dicatat bahwa total investor emas yang berdagang di bursa ETF hari ini mencapai 15 miliar dolar AS, meningkat 185 ton dibandingkan saham dua tahun lalu, menurut World Gold Council.

Kehadiran Swiss sendiri penting karena negara ini merupakan pusat pemurnian dan transit emas terbesar di dunia.

Dilihat dari situs data CEIC, cadangan emas Swiss pada kuartal pertama tahun 2022 meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Sama seperti ekspor emas ke Amerika, kegiatan ekspor emas Swiss ke Inggris juga meningkat signifikan belakangan ini, namun sayangnya hal tersebut tidak terjadi pada ekspor emas Swiss ke India dan China.

Ekspor Swiss ke China dan Hong Kong pada Maret turun ke level terendah dalam setahun, sementara pengiriman ke India adalah yang terkecil sejak Mei 2021.

Kenaikan permintaan investor yang kuat mendorong harga emas di bulan Februari dan Maret lebih tinggi dari biasanya. Dimana, hingga Selasa (26/4/2022), harga perdagangan emas menembus kisaran 1.900 dollar AS per ounce.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published.