free stats
banner 728x250
Berita  

Trump Menang, Indonesia Akan Dibanjiri Barang Impor Dari China, Ini Sebabnya

banner 120x600
banner 468x60

JAKARTA – Kemenangan Donald Trump dalam pemilihan presiden Amerika Serikat hari ini, Rabu (9/11/2016) menjadi perhatian dunia.

Bagaimana tidak, banyak negara yang bergantung pada perekonomian negara Abang Sam.

banner 325x300

Proteksi perdagangan yang digaungkan Trump dalam kampanye terakhir, tampaknya menjadi momok bagi aktivitas perdagangan global.

Baca: Demonstrasi Anti-Trump Bentrok, Terjadi Penembakan, Lima Orang Jadi Korban

Baca: Demonstrasi Anti-Trump Menyebar, Warga AS Masuki Toko dan Bakar Bendera

Baca: Muslim Dunia Semakin Khawatir dengan Kemenangan Donald Trump

Menurut analis dari Samuel Asset Management, Lana Soelistianingsih Indonesia berpotensi terkena dampak kebijakan Trump, meski tidak secara langsung.

“Yang paling terpengaruh jika Trump lebih protektif adalah ekspor China,” kata Lana, Rabu.

Lana melanjutkan, jika permintaan Amerika Serikat terhadap barang-barang China menurun, maka permintaan China terhadap bahan baku dan barang setengah jadi Indonesia juga akan menurun.

“Ekonomi China bisa melemah dan ekspor Indonesia (ke China) turun,” tambah Lana.

Konsekuensi lain, barang dari China akan diarahkan ke pasar lain, termasuk Indonesia.

Seperti diketahui, dengan skala ekonomi yang sangat besar, Amerika Serikat merupakan negara pengimpor terbesar kedua di dunia.

Sebagian besar impor Amerika Serikat berupa barang modal (29 persen) dan barang konsumsi (26 persen).

Sisanya meliputi bahan baku industri (24 persen), kendaraan bermotor beserta suku cadang dan mesinnya (15 persen), serta makanan-minuman dan pakan (5 persen).

Impor Amerika Serikat terbesar berasal dari China (19 persen), diikuti Kanada (14,5 persen), Meksiko (12 persen), Jepang (6 persen), dan Jerman (5 persen).

Pada kuartal III 2016, impor AS dari China turun 2,8 persen.

Penurunan impor dari China menyebabkan penurunan impor AS secara total pada kuartal ketiga 2016.

Dikutip dari Biro Sensus Amerika Serikat, impor AS turun 1,3 persen (mtm) ke level 225,6 miliar dolar AS per September 2016.

Impor barang modal turun US$1,7 miliar, sedangkan impor barang konsumsi turun US$800 juta.

Nilai Tukar yang Berpengaruh

Kemenangan Trump berdampak pada melemahnya nilai tukar dolar AS.

Hal ini menyebabkan investor mencari safe havens lain untuk menempatkan dananya. Karena dolar AS melemah, aset safe haven pilihan yang muncul adalah emas.

“Kalau harga emas naik, biasanya harga komoditas lain juga naik, bahan tambang lain juga naik. Kalau tambang lain naik, tentu sangat membantu Indonesia karena kemampuan ekspor kita cukup besar,” kata Lana. .

Seperti invasi

Selain itu, Lana juga mengingatkan tentang hal-hal yang perlu dikhawatirkan. Ada kecenderungan presiden AS yang berasal dari Partai Republik beberapa kali menginvasi negara lain dan akhirnya membuat harga minyak mentah dunia naik.

Bagi Indonesia, kenaikan harga komoditas akan menguntungkan dalam jangka pendek. Namun perlu diingat bahwa ketahanan energi Indonesia masih rendah, sedangkan konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) dalam negeri masih tinggi.

“Harga minyak mentah naik, harga BBM juga naik. Kalau harga BBM naik, tentu inflasi kita naik. Kalau harga komoditas naik, akan diikuti kenaikan harga komoditas pangan. Kalau naik, inflasi akan naik. serangan ganda, baik dari makanan maupun minuman. BBM,” kata Lana.

Jika kondisi ini terjadi, maka target pemerintah untuk menjaga inflasi di kisaran 4 persen pada 2017 kemungkinan tidak akan tercapai. Lana memprediksi target tersebut bisa meleset dan inflasi akan berada di atas batas.

“Kalau harga minyak mentah mencapai US$65 per barel, inflasi bisa mencapai 6,5 persen. Ini perlu kehati-hatian. Artinya antisipasi inflasi harus dilakukan karena ada potensi, terkait harga pangan, BBM akan naik,’ ” kata Lanna.

Reaksi Indonesia

Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution juga angkat bicara soal ini. Mantan Gubernur Bank Indonesia itu masih menunggu kebijakan apa yang akan dikeluarkan Trump untuk negaranya.

“Kita ingin lihat dulu bagaimana dia (Trump) ingin menggabungkannya. Belum saatnya menyimpulkan apa kebijakannya,” kata Darmin usai menyampaikan outlook ekonomi di Jakarta, Kamis (11/10/2016). ).

Sekadar informasi, Trump mengejutkan pendukung Hillary dengan meraih kemenangan meyakinkan di Wisconsin dan Pennsylvania, yang selalu memilih calon presiden dari Partai Demokrat sejak pemilihan presiden AS 1988.

Negara bagian, yang sering disebut sebagai “Negara Sabuk Karat,” didominasi oleh pemilih kulit putih kerah biru, yang sebagian besar tidak memiliki pendidikan universitas.

Para pemilih ini adalah pemilih kelas pekerja yang terpikat oleh retorika populis Trump yang mencela globalisasi dan perdagangan bebas.

Faktor ini diyakini menyebabkan mereka kehilangan pekerjaan, terutama di sektor manufaktur yang di-outsource ke AS. Demografi pemilih ini sebagian besar tinggal di kota-kota kecil dan daerah pertanian.

Pengarang : Estu Suryowati

Kalah Atau Menang Donald Trump Telah Mengubah Dunia Bbc
Jakarta presiden amerika serikat tidak hanya seorang pemimpin bagi negaranya dia juga menjadi orang yang paling kuat di dunia

Donald Trump Dan Risiko Macroeconomic Dashboard
Cerita risiko inilah yang diangkat dalam iero edisi kali ini sejalan dengan ekspektasi terutama di emerging economy yang penuh vuca volatility uncertainty

Trump Beri Isyarat Akan Nyapres Lagi Tahun 2024 Detiknews
2 hari yang lalu mantan presiden as donald trump kembali ke washington dc untuk pertama kalinya sejak meninggalkan gedung putih 18 bulan lalu

Kilas Balik Kebijakan Perang Dagang Trump Dan Efeknya Ke Ri
Istockphoto nerthuz jakarta cnn indonesia amerika serikat as kini sedang menggelar pesta demokrasi berupa pemilihan presiden pilpres

Trump Menang Indonesia Akan Dibanjiri Barang Impor Dari China
Proteksi perdagangan yang digaungkan trump dalam kampanye lalu agaknya menjadi momok bagi aktivitas perdagangan global

5 Dampak Usai Trump Berlakukan Tarif Impor Tinggi Termasuk
Presiden trump memantik perang dagang dengan negara negara asing penyebabnya keputusan presiden trump menerapkan tarif 25 persen untuk

Dpr Sebut Kemenangan Donald Trump Akan Sangat Untungkan
Jakarta tv komisi i dpr fraksi nasdem muhammad farhan berpendapat jika donald trump menang maka indonesia akan mendapat keuntungan

Pemilu Amerika Trump Atau Biden Siapa Yang Diinginkan Menang
Kedua kandidat yang bersaing dalam pilpres as dinilai memiliki pandangan yang berbeda 180 derajat dalam hal kebijakan ekonomi

Donald Trump Jadi Presiden Indonesia Akan Dibanjiri Barang
Kemenangan donald trump dalam pemilu presiden amerika serikat rabu 9 11 2016 menjadi perhatian global

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published.