free stats
banner 728x250
Berita  

Tuai Penolakan Hingga Disebut Dongkrak Inflasi, Akhirnya Kemenhub Undur Kenaikan Tarif Ojol

banner 120x600
banner 468x60

JAKARTA – Kenaikan tarif ojek online yang berlaku efektif mulai hari ini, Minggu (14/8/2020), dibatalkan karena berbagai penolakan dari berbagai pihak.

Keputusan pembatalan kenaikan tarif ojol hari ini disampaikan Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati.

banner 325x300

”Nanti ditunda. Tunggu saja informasinya,” kata Adita tanpa menjelaskan alasan penundaan kenaikan tarif ojol.

Kenaikan tarif ojol sebenarnya telah diatur dalam Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KP 564 Tahun 2022 tentang Pedoman Perhitungan Biaya Servis Penggunaan Sepeda Motor Untuk Kepentingan Masyarakat Melalui Aplikasi. Kebijakan terakhir ini berlaku mulai 14 Agustus 2022 secara merata di semua wilayah.

Aturan baru ini akan menjadi pedoman sementara untuk menetapkan batas atas dan bawah tarif ojek online.

“Dalam KM nomor KP 564 Tahun 2022, kami telah mengevaluasi batasan tarif terbaru yang berlaku untuk ojek online. Selain itu, sistem zonasi masih menerapkan 3 zonasi,” kata General Manager Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan. Transportasi, Hendro Sugiatno.

Besaran service charge untuk Zona I adalah batas bawah service charge sebesar Rp. 1.850/km, batas atas service charge Rp. 2.300/km dan minimum service charge dengan kisaran service charge Rp. 9.250-11.500.

Sedangkan service charge untuk Zona II adalah service charge batas bawah sebesar Rp. 2.600/km, batas atas service charge Rp. 2.700/km dan service charge minimal dengan kisaran service charge Rp. 13.000-13.500.

Biaya pelayanan Zona III adalah biaya pelayanan batas bawah Rp 2.100/km, biaya pelayanan batas atas Rp 2.600/km, biaya pelayanan minimum dengan kisaran biaya pelayanan antara Rp 10.500 sampai dengan Rp 13.000.

La zone I couvre Sumatra, Java (en plus de Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi) et Bali. La zone II couvre Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang et Bekasi. La zone III comprend Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara et ses environs, Maluku et la Papouasie.

Permintaan pembatalan

Anggota Komite V DPR Irwan meminta agar kenaikan tarif ojek online yang diberlakukan pada 14 Agustus dibatalkan.

Irwan mengatakan, masalah ojol bukanlah kenaikan tarif, melainkan kerangka hukum yang mengaturnya.

“Sebaiknya kebijakan itu dibatalkan dulu. Bahas dengan banyak pihak terkait dan bisa juga berdiri dulu di Komisi V DPR RI. Apa masalahnya dengan kenaikan tarif Kementerian Perhubungan? Kemarin maskapai juga sepakat untuk naikkan tiket hingga tarif batas atas,” kata Irwan.

Irwan merasa masalah utama ojek online adalah kerangka hukumnya. Sebab, kata dia, belum ada regulasi yang mengatur penggunaan kendaraan roda dua sebagai angkutan umum.

“Masalah ojol bukan karena kenaikan tarif itu mendesak. Tapi masalah utamanya adalah belum ada payung hukum yang mengaturnya. Selama ini UU No 22 Tahun 2009 tentang LLAJ juga gagal mengatur penggunaan dua- kendaraan beroda sebagai sarana angkutan umum untuk mengangkut penumpang dan barang penumpang,” ujarnya.

Irwan kemudian menanyakan untuk siapa kenaikan tarif ojek online ini, apalagi saat ini masyarakat sedang mengalami masa sulit.

“Untuk siapa kenaikan harga ini?

Ia berharap Kementerian Perhubungan membahas kenaikan tarif ojek online dengan Komisi V DPR.

“Sebaiknya dibahas dulu di Komisi V DPR RI, kami mengundang para ahli serta semua pemangku kepentingan terkait. Apalagi evaluasinya hanya satu tahun. Artinya Kementerian Perhubungan juga meragukan keputusan apakah itu dapat menjamin kelangsungan kegiatan pelayanan ojol dan kesejahteraan pengemudi ojol atau penumpang terlantar karena ongkosnya mahal”, kata Irwan.

“Kebijakan itu dikeluarkan saat DPR RI masih libur. Saya akan minta Menteri Perhubungan dipanggil ke Komisi V DPR RI untuk menjelaskan alasan kenaikan itu,” lanjut Irwan.

memicu inflasi

Direktur Riset Indonesia Center for Economic Reform (CORE), Piter Abdullah, mengatakan tarif ojol baru yang ditetapkan Kementerian Perhubungan naik lebih dari 30%.

“Kenaikan harga baru Ojol memang tinggi, mungkin lebih dari 30%. Di empat kilometer pertama saja, kenaikannya sudah 50%. Sehingga nantinya tarif baru pada ojol ini akan sangat terasa,” kata Piter kepada wartawan, Jumat (12/8/2022).

Menurutnya, jika kenaikannya begitu tinggi, tarif ojol akan mendekati tarif taksi. Sehingga minat masyarakat untuk menggunakan ojek semakin berkurang.

Jika hal ini terjadi, akan berdampak negatif bagi pengemudi karena dapat mengurangi pendapatan pengemudi.

“Perlu dicatat bahwa kelas bawah sangat sensitif terhadap kenaikan harga. Selain itu, daya beli masyarakat tergerus akibat pandemi, banyak terjadi PHK, pemotongan upah, kenaikan harga pangan, harga properti, dan lain-lain kata Peter.

Oleh karena itu, pernyataan bahwa kenaikan tarif ojol ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan pengemudi tidak sepenuhnya benar.

Karena jika tarif yang ditetapkan terlalu tinggi akan menurunkan pendapatan pengemudi dan akan berdampak cukup besar terhadap fondasi perekonomian. Seperti menurunkan daya beli, memicu kenaikan harga dan meningkatkan inflasi.

“Menurut saya, sebelum ada kenaikan tarif ojol, inflasi akan berkisar 5-6%. Mengapa begitu penting, karena banyak produsen yang belum meneruskan kenaikan harga bahan baku dalam harga jual ke konsumen. Padahal, inflasi di tingkat produsen sudah di atas 10%. Sedangkan inflasi konsumen masih 4%,” kata Piter.

Dan kenaikan tarif ojol yang tajam ini, lanjutnya, bisa menjadi pemicu bagi produsen untuk mulai menerapkan kenaikan harga komoditas kepada konsumen.

Begitu juga dengan pemain komersial di sektor mikro atau UMKM yang terkait dengan ojol, seperti GoFood, GrabFood, ShopeeFood atau makanan lain yang pembeliannya dilakukan melalui aplikasi, akan meningkat.

Hal ini dapat menyebabkan penjualan in-app food anjlok dan membuat para pelaku UMKM terkena imbas dan kesulitan berbisnis saat berusaha pulih dari pandemi.

Sementara itu, UMKM yang tidak terkait dengan ojol juga secara tidak langsung akan terkena dampak kenaikan harga pangan dan barang akibat kenaikan harga produsen besar.

“Jadi akibat kebijakan kenaikan tarif ini, efek bola saljunya sangat besar dan bisa memicu inflasi liar,” kata Piter.

Laju Inflasi Adalah Tingkat Kenaikan Harga Dalam Periode Tertentu
Laju inflasi adalah persentase kenaikan atau penurunan harga selama periode tertentu bisa dalam bulan ke bulan atau tahun ke tahun jabar

Suku Bunga Sebagai Salah Satu Indikator Ekspektasi
Ekspektasi inflasi terhadap suku bunga nominal itu sering disebut efek menginvestasikannya liquidity preference se hingga tingkat tabungan yang

Inflasi Dan Indeks Harga Konsumen Macroeconomic Dashboard
Metode yang dapat digunakan untuk mengukur inflasi yaitu melalui indeks harga konsumen indeks harga konsumen ihk adalah indeks yang

Inflasi Bank Indonesia
Perhitungan inflasi dilakukan oleh badan pusat statistik bps link ke metadata seki ihk kenaikan harga dari satu atau dua barang saja tidak dapat disebut

Bappenas Pembangunan Ibu Kota Baru Dongkrak Inflasi 0 2 Persen
Adapun inflasi bulanan pada mei 2019 mencapai angka 0 68 persen sedangkan inflasi tahunan hingga mei 2019 mencapai 3 32 persen

Bahaya Perang Rusia Ukraina Dongkrak Inflasi Global
Bahaya perang rusia ukraina dongkrak inflasi global minyak mentah crude palm oil cpo atau minyak sawit hingga komoditas gandum

Kenaikan Ppn Jadi 11 Bakal Dongkrak Inflasi Begini Hitungan
Jakarta ddtcnews pemerintah akan menaikkan tarif pajak pertambahan nilai ppn dari 10 menjadi 11 per 1 april 2022

Bangkitnya Momok Inflasi Macroeconomic Dashboard
Namun pemerintah masih menghadapi sejumlah tantangan dalam menghadapi perlambatan ekonomi salah satunya adalah tingkat inflasi tinggi sejak tahun 2010 hingga

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published.