free stats
banner 728x250
Berita  

Wabah Penyakit Mulut Dan Kuku Melanda 18 Provinsi, Lebih Dari 150 Ribu Hewan Ternak Terpapar

banner 120x600
banner 468x60

Journalist report, Ismoyo

JAKARTA – Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) dalam laporannya menyatakan jumlah ternak terutama sapi yang terpapar wabah penyakit mulut dan kuku semakin meningkat. telah menyebar ke berbagai daerah di Indonesia.

banner 325x300

Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementerian Pertanian Kuntoro Boga Andri mengatakan, wabah penyakit mulut dan kuku telah melanda 18 provinsi, tepatnya di 180 kabupaten.

“Berdasarkan aplikasi kewaspadaan PMK dari sistem informasi hewan nasional yang dilengkapi dengan laporan dari pemerintah daerah, kami melaporkan perkembangan penyakit mulut dan kuku di Indonesia, PMK hingga kini tercatat telah menyebar ke 18 provinsi dan 180 kabupaten,’ kata Kuntoro dalam laporannya dari Jakarta, Senin (13/6/2022).

Ia kembali menuturkan, jumlah sapi yang terpapar penyakit mulut dan kuku di Indonesia sudah mencapai 150.000 ekor.

Jumlah sapi yang mati akibat wabah tersebut sebanyak 695 ekor.

“Rincian jumlah hewan yang sakit sebanyak 150.630, jumlah hewan yang sembuh 39.887, dan jumlah hewan yang dipotong bersyarat sebanyak 893. Jumlah hewan yang mati sebanyak 695”, kata Kuntoro.

Ia juga mengungkapkan, Kementerian Pertanian telah melakukan berbagai upaya untuk mengelola dan memutus mata rantai penularan penyakit mulut dan kuku pada ternak.

Yakni dengan memulai dengan membentuk satgas untuk mengelola PMK dari tingkat pusat atau nasional hingga kabupaten. Kemudian dia juga mengatur lalu lintas ternak.

Kementerian Pertanian dalam menangani wabah PMK ini bersinergi dengan berbagai pihak mulai dari pemerintah daerah, TNI, Polri, Kejaksaan Agung, hingga Kejaksaan Negeri.

“Kami ingin mengumumkan bahwa Kementerian Pertanian telah mengeluarkan kebijakan dan peraturan yang bertujuan untuk mengendalikan PMK di dalam negeri,” kata Kuntoro.

“Kami juga telah mengeluarkan tata cara pelaksanaan kurban dan pemusnahan hewan selama wabah PMK. Selain itu, kami juga memberikan kewaspadaan terhadap acara PMK bagi para penggembala di seluruh Indonesia,” tutupnya.

4.692 ekor sapi dilaporkan terjangkit penyakit mulut dan kuku di Aceh Utara

Jumlah ekor sapi di Aceh Utara yang menunjukkan gejala penyakit mulut dan kuku di 25 dari 27 kecamatan di Aceh Utara pada bulan ini mencapai 4.692 ekor.

Lebih detailnya, masing-masing 4.217 ekor sapi dan 475 ekor kerbau.

Demikian data terbaru yang diperoleh Serambinews.com (Network), dari Dinas Perkebunan, Peternakan, dan Kesehatan Hewan (Disbunnak dan Keswan) Aceh Utara, yakni 4.692 ekor sapi yang dilaporkan PMK hingga 11 Juni 2022.

Diketahui, kasus PMK pertama kali ditemukan di Aceh Utara pada 11 Mei 2022 di Desa Stepan, Kecamatan Stepan oleh petugas setelah mendapat laporan dari masyarakat.

Gejalanya adalah luka di mulut dan kaki (kuku hampir rontok), tidak bisa makan dan sangat lemah.

Kasus PMK ternak terbanyak ditemukan di Kecamatan Tanah Jambo Aye sebanyak 1.028 orang, disusul Kecamatan Cot Girek 949 orang dan Kabupaten Lhoksukon 577 orang.

Sedangkan di Kecamatan Stepan yang pertama kali ditemukan kasusnya sebanyak 79 kasus untuk sapi dan tidak ada kasus penyakit mulut dan kuku pada kerbau. .

Untuk kasus PMK pada kerbau, kasus terbanyak ditemukan di Kecamatan Cot Girek yaitu 405 kasus, kemudian di Kecamatan Baktiya 42 kasus dan di Kecamatan Samudera 10 kasus.

Namun, untuk Kecamatan Samudera, 10 ekor kerbau yang terindikasi PMK berhasil disembuhkan petugas.

Dari 4.692 sapi yang dilaporkan menderita penyakit mulut dan kuku, 27 di antaranya mengandung pati.

Sapi yang mati masing-masing 14 ekor kerbau di Kecamatan Tanah Luas tujuh ekor dan di Kecamatan Cot Girek tujuh ekor.

Sementara itu, sapi mati 13 ekor di enam kecamatan, terbanyak di Kecamatan Tanah Luas juga tujuh, kemudian di Kecamatan Seunuddon dua.

Di Kecamatan Tanah Jambo Aye, Meurah Mulia, Kuta Makmur dan Cot Girek, masing-masing satu.

“Jumlah kasus PMK di Aceh Utara sejauh ini mencapai 4.692,” kata Kepala Disbunnak dan Keswan Aceh Utara kepada Serambinews.com melalui Sekretaris Drh Muzakir. , Minggu (12/7/2022).

Dari jumlah tersebut, sapi yang berhasil diawetkan mencapai 754 ekor; 633 sapi dan 121 kerbau.

Selain kata Muzakir, dua ekor sapi, seekor sapi di Kecamatan Kuta Makmur dan seekor kerbau di Kecamatan Nisam, yang terindikasi penyakit mulut dan kuku disembelih secara paksa.

Penyakit PMK turunkan harga sapi

Sekretaris Jenderal Persatuan Peternak Sapi dan Kerbau Indonesia (PPSKI), Rochadi Towaf mengatakan dampak wabah penyakit mulut dan kuku pada sapi berdampak pada harga jual.

Ia melaporkan, harga ternak yang terkena wabah virus penyakit mulut dan kuku turun Rp 2-5 juta dari harga semula Rp 30 juta per ekor.

“Kondisi saat ini di lapangan, harga jual sapi perah akibat PMK bisa turun menjadi Rp 2 juta – Rp 5 juta per ekor. Tragis sekali,” ujarnya kepada Kontan.co.id, Minggu (12/62022).

Dia memperkirakan kerugian total yang ditanggung peternak secara nasional bisa mencapai Rp 20 triliun akibat mewabahnya penyakit mulut dan kuku yang merupakan terparah bagi sapi perah.

Sementara kerugian lain yang dialami peternak adalah turunnya produksi susu dari sapi perah. Dalam catatannya, produktivitas sapi perah saat ini turun hingga 80% secara nasional.

”Produksi susu nasional kita yang sebelumnya menyumbang 20% ​​secara nasional, kini kurang dari 10%. Jika ini terus berlanjut, ketergantungan impor juga akan semakin tinggi,” tambahnya.

Dijelaskannya, tingkat penularan pada sapi sangat cepat, bisa melalui udara. Sementara itu, angka kematian di Indonesia saat ini sebesar 2% pada sapi dewasa dan 30% pada pedet atau pedet.

Penyakit Mulut Dan Kuku Hewan Ternak Terus Meluas Bbc
Menteri pertanian syahrul yasin limpo telah menetapkan dua kabupaten di aceh dan empat kabupaten di jawa timur sebagai daerah wabah pmk di

Wabah Penyakit Mulut Dan Kuku Di Jawa Timur Semakin Merebak
Wabah penyakit mulut dan kuku pmk sebagai penyakit hewan menular akut telah menyerang 1 247 ekor ternak sapi di sejumlah daerah seperti

Ini 6 Daerah Di Indonesia Yang Terjangkit Penyakit Mulut Dan Kuku
Dua kabupaten yang dilanda wabah pmk pada hewan ternak yakni di aceh yaitu kabupaten aceh tamiang dan kabupaten aceh timur

Wabah Pmk Juga Melanda Tepi Barat Ribuan Kambing Dan Domba
6 hari yang lalu tempo co jakarta penyakit mulut dan kuku atau pmk pada hewan ternak juga sedang mewabah di bagian lain di dunia di antaranya di tepi

Wabah Penyakit Mulut Dan Kuku Menyerang Hewan Untuk Idul
Wabah penyakit mulut dan kuku menyerang hewan untuk idul adha aman iqbal dwi purnama jurnalis rabu 18 mei 2022 15 53 wib

Opini Kerugian Akibat Penyakit Mulut Kuku Di Indonesia
Penyakit mulut dan kuku hewan disebabkan virus baca juga wabah pmk berikut tips aman mengonsumsi daging dan susu 18 2009

Akademisi Ub Duga Wabah Pmk Berasal Dari Luar Negeri Detikcom
Wabah pmk melanda sejumlah daerah di jatim akademisi universitas brawijaya ub menduga virus ini berasal dari hewan atau pangan hewan

Wabah Penyakit Mulut Dan Kuku Meluas Brin Akan Lakukan
Wabah penyakit mulut dan kuku pmk adalah penyakit infeksi virus yang bersifat akut dan sangat menular pada hewan berkuku genap atau belah

Mentan Lakukan Koordinasi Penanganan Wabah Pmk
Jakarta 18 5 22 menteri pertanian laksanakan rapat koordinasi penanganan wabah penyakit mulut dan kuku pmk yang sedang melanda beberapa

Penyakit Mulut Dan Kuku Hewan Mewabah Pemerintah Kecolongan
Melalui kementerian pertanian beberapa kabupaten di dua provinsi di indonesia dinyatakan sebagai daerah wabah penyakit pmk

Wabah Penyakit Mulut Dan Kuku Merebak Jatim Siap Produksi
Rapat ini membahas soal wabah pmk yang melanda 4 kabupaten di jatim penyakit mulut dan kuku ini sebenarnya juga masih dalam penelitian

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published.