Press "Enter" to skip to content

11 Kesalahan Investor Pemula Yang Sering Dilakukan

keuangankita 0

11 Kesalahan Investor Pemula Yang Sering Dilakukan – Saat ini, banyak sekali orang-orang yang melakukan investasi ke berbagai instrumen investasi. Hal ini biasa dilakukan oleh orang yang memiliki rencana keuangan di masa depan nanti. Namun, melakukan investasi juga perlu adanya strategi yang benar agar nanti investasi yang kita lakukan dapat memberikan hasil yang memuaskan.

Karena itu sebelum berinvestasi hendaknya kita memahami terlebih dahulu tentang cara-cara berinvestasi yang benar. Walaupun begitu, masih saja terdapat investor pemula yang langsung memulai berinvestasi tanpa memahami terlebih dahulu cara-caranya.

Hal tersebut akan membuat investor pemula melakukan kesalahan dalam berinvestasi yang akan berakibat pada hasil investasi yang akan mereka dapatkan. Tapi, kesalahan yang dilakukan oleh investor pemula dalam berinvestasi biasanya merupakan kesalahan yang wajar atau umum dilakukan.

Setiap investor pemula yang melakukan investasi pasti pernah membuat beberapa kesalahan tersebut. Namun, oleh karena adanya kesalahan itulah investor pemula nantinya dapat memperbaiki kesalahannya dan bisa mengambil keputusan untuk berinvestasi yang lebih baik lagi untuk selanjutnya.

Nahh… Pada artikel kali ini saya akan membahas mengenai 11 kesalahan yang sering dilakukan oleh investor pemula dalam berinvestasi, simak artikel ini dengan baik yah, agar nantinya kalian tidak membuat kesalahan yang sama lagi 😊.

Artikel tentang Investasi selain 11 Kesalahan Investor Pemula Yang Sering Dilakukan dapat kalian akses di link berikut ini:

Investasi

11 Kesalahan Investor Pemula Yang Sering Dilakukan

Berikut ini adalah 11 kesalahan investor pemula dalam berinvestasi yang sering dilakukan:

Kesalahan #1 Berinvestasi Dengan Mindset Jangka Pendek

Kesalahan Investor Pemula - Mindset Jangka Pendek

Kesalahan investor pemula yang pertama adalah berinvestasi dengan mindset akan mendapatkan hasil dalam jangka waktu yang pendek. Biasanya, investasi yang baru kamu mulai, akan memberikan hasil yang optimal setelah 3 tahun kamu menginvestasikan uangmu.

Masing-masing instrumen investasi memiliki jangka waktu untuk memberikan hasil yang optimal yang berbeda-beda. Ada yang memberikan hasil yang optimal hanya dalam jangka pendek yaitu di bawah 3 tahunan, jika anda berinvestasi di peer to peer lending. Dan ada pula yang memberikan hasil optimal dalam jangka waktu panjang yaitu 10-15 tahun seperti investasi saham.

Jika saat ini kamu berinvestasi di pasar saham dan dalam 1-2 tahun kinerjanya kamu melihat data yang fluktuatif serta cenderung menurun, maka janganlah mudah panik hanya karena hal tersebut. Saham sangatlah wajar jika mengalami fluktuasi jangka pendek. Oleh karena itu, investasi saham adalah investasi yang sangat cocok untuk tujuan keuangan jangka panjang seperti di atas 10 tahun.

Kesalahan #2 Menempatkan Semua Investasi Pada Satu Tempat

Kesalahan Investor Pemula - Menempatkan Semua Investasi di Satu Tempat

Kesalahan investor pemula yang kedua adalah menempatkan semua investasinya pada satu tempat saja. Saat kamu melakukan investasi, lakukanlah diversifikasi agar kamu dapat mengurangi resiko akan kerugian dan dapat memperoleh keuntungan yang maksimal nantinya.

Baca Juga :   6 Kesalahan Membeli Rumah Pertama Wajib Kita Ketahui

Maksud dari diversifikasi ini adalah dengan menyebar portofolio yang kamu miliki ke berbagai jenis resiko investasi yang ada dengan tujuan untuk mengurangi resiko tingkat kerugian yang bisa saja terjadi saat melakukan investasi.

Maksudnya menyebar portofolio yang kamu miliki ke berbagai jenis resiko investasi ini adalah kamu harus berinvestasi pada hal lain juga, dan jangan hanya terfokus pada satu jenis investasi saja. Misalnya saja, kamu bisa menyebar portofolio kamu dengan melakukan investasi pada obligasi, properti, saham, peer to peer lending, logam mulia, dan lain-lain.

Nahh diversifikasi ini nantinya akan berguna jika salah satu instrumen investasi mengalami penurunan nilai, maka instrumen investasi yang lainnya akan mampu mengimbangi kerugian yang akan kamu dapatkan. Selain itu, jika seluruh instrumen investasi tersebut mengalami kenaikan nilai, maka kamu juga akan memperoleh keuntungan yang maksimal.

Hal yang seperti ini tentu saja tidak akan bisa kamu dapatkan, jika kamu hanya menginvestasikan seluruh uangmu pada satu jenis instrumen investasi saja. Gimana nihh? Tertarik kan untuk melakukan diversifikasi ini, karena selain terbukti bisa mengimbangi kerugian, diversifikasi ini juga dapat memberikan keuntungan maksimal 😊.

Kesalahan #3 Terlena Dengan Investasi Dengan Imbal Hasil Yang Tinggi

Kesalahan Investor Pemula - Terlena Dengan Imbal Hasil Yang Tinggi

Kesalahan investor pemula yang ketiga adalah terlena dengan investasi yang memberikan imbal hasil yang cukup tinggi. Aturan utama yang berlaku untuk seluruh jenis instrumen investasi adalah semakin tinggi tingkat imbal hasil yang akan kamu dapatkan, maka akan semakin tinggi juga resiko yang kamu tanggung.

Dengan demikian, akan sangat mustahil jika kamu mengharapkan tingkat imbal hasil yang tinggi, tetapi kamu sendiri tidak berani berinvestasi pada instrumen yang memiliki resiko tinggi. Oleh karena itu, kamu juga harus hati-hati jika ingin melakukan investasi dengan tawaran tingkat imbal hasil yang tidak wajar.

Kesalahan #4 Tidak Memiliki Tujuan Investasi Yang Jelas

Kesalahan Investor Pemula - Tidak Memiliki Tujuan Yang Jelas

Kesalahan investor pemula yang keempat adalah tidak memiliki tujuan investasi yang jelas. Tujuan investasi ini berkaitan erat dengan jangka waktu pengembalian investasi, tingkat resiko yang berani kamu tanggung, dan jumlah uang yang kamu harapkan di masa depan,

Jika kamu melakukan investasi dengan tujuan imbal hasilnya digunakan untuk berlibur, belanja, ataupun hal semacam itu dalam jangka waktu 1 sampai 2 tahun ke depan, maka lakukanlah investasi pada peer to peer lending seperti Koinworks, dll untuk pilihan investasi yang tepat.

Dengan berinvestasi pada platform seperti Koinworks, tingkat imbal hasil yang kamu dapatkan memiliki potensi untuk mencapai 20% flat dalam jangka waktu 1 tahun. Selain itu, di platform tersebut telah ditetapkan seleksi yang teramat ketat, sehingga resiko yang akan kamu tanggung nantinya juga akan berkurang.

Namun, berbeda lagi jika kamu melakukan investasi dengan tujuan imbal hasilnya digunakan untuk dana pendidikan kuliah anak yang akan diperlukan dalam 10-15 tahun mendatang, maka berinvestasilah pada reksadana atau saham untuk pilihan investasi yang sangat tepat.

Baca Juga :   7 Tips Jitu Investasi Ala Lo Kheng Hong Yang Bisa Bikin Sukses

Kesalahan #5 Tidak Melakukan Evaluasi Secara Teratur

Kesalahan Investor Pemula - Tidak Melakukan Evaluasi Secara Teratur

Kesalahan investor pemula yang kelima adalah tidak melakukan evaluasi secara teratur terhadap investasi yang dilakukan. Meskipun melakukan investasi ditujukan untuk masa depan kamu nanti, kamu juga perlu untuk melakukan peninjauan atau evaluasi secara teratur pada investasi yang kamu lakukan.

Kami sendiri menyarankan untuk mengevaluasi investasi yang kamu lakukan paling tidak minimal 3 bulan sekali secara rutin dan konsisten. Hal ini dilakukan untuk mengetahui kondisi pasar serta pembelajaran untuk investasi yang dilakukan di masa mendatang.

Walaupun begitu, kamu jangan sampai mengevaluasi investasimu terlalu sering juga. Memang wajar sih, jika nantinya kamu sebagai pemula ingin mengetahui perkembangan investasi yang kamu lakukan. Tapi, ini adalah kebiasaan yang harus kamu hindari dalam melakukan investasi. Karena selain dapat membuatmu menjadi stres, hal ini juga akan menjadikanmu lupa mengenai rencana jangka panjang.

Kesalahan #6 Tidak Paham Dengan Jenis Investasi Yang Diambil

Kesalahan Investor Pemula - Tidak Paham Dengan Jenis Investasi Yang Diambil

Kesalahan investor pemula yang keenam adalah tidak benar-benar paham dengan instrumen investasi yang diambil. Sebelum melakukan investasi, pastikan kamu paham dengan investasi tersebut, mulai dari sistem kerja investasi, resiko yang akan kamu tanggung, jangka waktu investasi, imbal hasil investasi yang kamu lakukan, dan lain-lain secara menyeluruh agar investasi yang kamu lakukan tidak berujung pada investasi bodong.

Jangan mengambil jenis investasi hanya karena ikut-ikutan teman buat investasi ataupun karena disarankan oleh orang lain untuk mengambil jenis investasi tersebut, tapi pastikan juga kalau kamu memang benar-benar memahami investasinya.

Kesalahan #7 Terlalu Takut Rugi

Kesalahan Investor Pemula - Terlalu Takut Rugi

Kesalahan investor pemula yang ketujuh adalah terlalu takut jika mengalami kerugian dalam berinvestasi. Dalam melakukan investasi, mengalami kerugian memang sudah wajar untuk investor pemula, tapi jangan hanya karena takut mengalami kerugian lalu kamu membuat kesalahan dalam berinvestasi.

Ketika keadaan pasar sedang mengalami penurunan, hal tersebut tidak semuanya akan berdampak negatif pada investasimu. Malahan, saat pasar sedang turun itu adalah suatu kesempatan agar dapat memperoleh aset berharga dengan harga yang lebih murah dibandingkan biasanya.

Kesalahan #8 Salah Dalam Memperhitungkan Resiko

Kesalahan Investor Pemula - Salah Dalam Memperhitungkan Resiko

Kesalahan investor pemula yang kedelapan adalah salah dalam memperhitungkan resiko investasi. Sebenarnya tidak ada investasi yang tidak mempunyai resiko sama sekali, setiap jenis instrumen investasi tentunya memiliki resiko tersendiri, dan yang membedakan itu semua adalah dari tingkat resiko yang dimiliki.

Jika kamu adalah anak muda dan memiliki profil resiko yang tergolong agresif, maka tidak ada salahnya jika kamu mengambil resiko yang lebih tinggi untuk memperoleh tingkat pengembalian yang lebih tinggi pula.

Tetapi jika kamu memang masih belum mengetahui jenis resiko yang akan kamu ambil dalam berinvestasi, sama seperti yang sudah saya jelaskan sebelumnya, maka pelajarilah dan pahami terlebih dahulu tujuan kamu melakukan investasi dan berapa lama jangka waktu dari investasi yang akan dilakukan.

Baca Juga :   7 Keuntungan Investasi Properti Untuk Masa Depan

Kesalahan #9 Terlalu Fokus Dengan Berita Keuangan

Kesalahan Investor Pemula - Terlalu Fokus Dengan Berita Keuangan

Kesalahan investor pemula yang kesembilan adalah terlalu fokus dengan berita keuangan. Menonton atau membaca berita keuangan memang sangat bagus dilakukan untuk mengevaluasi investasi yang kamu lakukan. Tapi jangan langsung percaya begitu saja dengan berita keuangan tersebut, karena belum tentu semua yang diberitakan itu memang benar-benar terjadi, bisa saja kalau berita itu hanyalah hoax.

Oleh karena itu, berhati-hatilah saat kalian menonton atau membaca berita keuangan, karena semua itu bisa saja hanyalah karangan untuk mendapatkan lebih banyak penonton atau pembaca. Telusuri dulu tentang kenyataannya sebelum kalian percaya dengan suatu berita keuangan.

Kesalahan #10 Menunggu Banyak Uang

Kesalahan Investor Pemula - Menunggu Banyak Uang

Kesalahan investor pemula yang kesepuluh adalah menunggu banyak uang dahulu baru berinvestasi. Banyak dari investor pemula yang beranggapan bahwa melakukan investasi memerlukan uang yang banyak. Padahal anggapan ini sebenarnya adalah anggapan yang sangat salah.

Saat ini, beberapa platform investasi telah menyediakan opsi agar penggunanya dapat berinvestasi dengan jumlah uang yang sedikit sekalipun. Bahkan saat ini sudah ada platform investasi yang menyediakan layanan investasi mulai dari puluhan ribu rupiah saja. Berapapun uang yang akan kamu anggarkan, saat ini sudah dapat digunakan untuk melakukan investasi.

Dengan begitu, kamu akan mulai belajar untuk melakukan investasi sedikit demi sedikit, sehingga di masa mendatang nanti kamu akan terbiasa menggarkan uangmu untuk melakukan investasi. Hal ini juga akan mempengaruhi jumlah investasi yang kamu lakukan kedepannya.

Kesalahan #11 Menunda Untuk Berinvestasi

Kesalahan Investor Pemula - Menunda Untuk Berinvestasi

Kesalahan investor pemula yang kesebelas adalah menunda untuk melakukan investasi. Ini adalah kesalahan terbesar yang dilakukan oleh investor pada umumnya. Dengan berinvestasi sedini mungkin, kita juga akan mendapatkan hasil yang maksimal untuk masa depan kita. Selain itu:

“LEBIH CEPAT SATU TAHUN LEBIH BAIK DARIPADA TERLAMBAT SATU HARI”

Karena itu, menunda untuk berinvestasi bukanlah pilihan untuk kita. Tetapi, saat akan melakukan investasi juga harus paham dulu dengan instrumen investasi yang akan diambil jangan hanya asal-asalan saja.

Nah… Itulah 11 Kesalahan Investor Pemula Yang Sering Dilakukan, Jika kalian masih melakukan beberapa kesalahan di atas, maka segeralah untuk sadar dan segeralah berinvestasi dengan cara yang benar agar di masa mendatang kita bisa mendapatkan hasil yang maksimal.. Aamiin… 😊

Jangan lupa untuk share artikel 11 Kesalahan Investor Pemula Yang Sering Dilakukan ke teman-teman kalian, agar ilmu ini bisa terbagi pula.

Stay Productive

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *